UMPO Tegaskan Arah Kampus Berdaya dan Mendunia pada Milad ke-40

UMPO Tegaskan Arah Kampus Berdaya dan Mendunia pada Milad ke-40
Resepsi Milad ke-40 Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ahad, (03/05/2026).

WARTAPTM.ID, PONOROGO – Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menegaskan komitmennya menjadi perguruan tinggi berdaya saing global dalam puncak Milad ke-40 yang digelar di Gedung Ekspotorium, Minggu (3/5/2026). Mengusung tema “40 Tahun UMPO Tumbuh, Berdaya, dan Mendunia”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah strategis kampus.

Perayaan berlangsung khidmat dengan melibatkan sivitas akademika dan masyarakat. Sejumlah kegiatan turut menyemarakkan milad, mulai dari khotmil Qur’an, sujud syukur, tasyakuran, hingga kegiatan kebersamaan seperti gowes dan lomba paduan suara.

Sebagai bentuk apresiasi, UMPO juga memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam pengembangan kampus. Penghargaan tersebut mencakup Pimpinan Cabang Muhammadiyah dengan capaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tertinggi 2025, pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, serta mahasiswa dengan prestasi terbaik dalam tiga tahun terakhir. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni Reyog Budi Utomo.

Resepsi Milad ke-40 Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Rektor UMPO, Ridlo Kurnianto menegaskan bahwa usia 40 tahun menjadi pijakan penting bagi transformasi kampus ke depan.

“Milad ke-40 ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi tonggak bagi kami untuk bergerak lebih kuat, lebih berdaya, dan meningkatkan mutu UMPO agar memberi kemanfaatan luas bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri dan pimpinan sebelumnya yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan UMPO hingga saat ini.

Resepsi Milad ke-40 Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Dalam paparannya, Rektor mengungkapkan sejumlah capaian strategis. Pada 2025, UMPO berhasil meraih predikat unggul, dengan sepuluh program studi terakreditasi unggul oleh BAN-PT. Selain itu, sebanyak 12 program studi tengah dalam proses pengajuan akreditasi.

Dari sisi sumber daya manusia, UMPO kini memiliki sekitar 70 dosen bergelar doktor dan menargetkan peningkatan menjadi lebih dari 100 doktor pada 2026–2027. UMPO juga telah melahirkan guru besar pertamanya pada 2025 dan saat ini mengajukan delapan calon guru besar.

Peningkatan kualitas juga tercermin dari bertambahnya jumlah mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional dari Yaman, Filipina, dan Timor Leste. Prestasi mahasiswa pun terus menunjukkan tren positif di tingkat nasional maupun global.

Di bidang sarana dan prasarana, UMPO melakukan berbagai pengembangan, seperti revitalisasi ruang publik kampus serta penguatan Reogmu sebagai pusat riset budaya Reyog Ponorogo.

Selain itu, UMPO tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Umum di kawasan Babadan. Proyek ini telah memasuki tahap studi kelayakan dan ditargetkan mulai menerima mahasiswa baru pada 2027.

“Pada momentum ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika, mitra, dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi bagi kemajuan UMPO,” tambah Ridlo.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Thohir Luth, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami menyampaikan rasa hormat dan bangga kepada para pendiri dan penerus yang telah menanamkan nilai kebaikan melalui UMPO untuk kemaslahatan umat,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembinaan dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah yang disampaikan oleh Ahmad Muttaqin, sebagai penguatan arah pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply