Mahasiswa Keperawatan UMKU Raih Prestasi Nasional di Ajang Karate, Borong Medali

Mahasiswa Keperawatan UMKU Raih Prestasi Nasional di Ajang Karate, Borong Medali
Raffael Ega Rajendra Raja dan Farhan Malik Kurniawan mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kudus.

WARTAPTM.ID, KUDUS — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) di tingkat nasional. Dua mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan berhasil meraih sejumlah medali dalam ajang UMM Open Karate Championship yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada 1–2 Mei 2026.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Raffael Ega Rajendra Raja dan Farhan Malik Kurniawan. Mereka tampil impresif dengan meraih medali di dua kategori sekaligus, yakni kategori festival dan kategori umum.

Raffael berhasil meraih medali emas setelah menjadi juara pertama kelas mahasiswa -55 kilogram putra kategori festival. Ia juga menambah koleksi prestasinya dengan meraih medali perunggu pada kategori umum di kelas yang sama.

Sementara itu, Farhan Malik juga menunjukkan performa gemilang dengan meraih medali emas pada kelas mahasiswa -84 kilogram putra kategori festival, serta medali perunggu pada kategori umum.

Di balik capaian tersebut, keduanya menjalani persiapan yang tidak ringan. Raffael mengungkapkan bahwa ia menjalani latihan fisik secara intensif menjelang kompetisi, bahkan hingga malam hari.

“Di tiap pertandingan yang dihitung adalah poinnya. Jadi saat bertanding saya fokus pada teknik-teknik agar mendapat banyak poin, baik di kategori festival maupun umum,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Farhan Malik yang mengaku menjalani latihan disiplin selama satu bulan penuh, termasuk menjaga kebugaran fisik dan pola istirahat. Meski berhasil meraih dua medali, ia tetap melakukan evaluasi terhadap performanya.

“Dari pertandingan kemarin saya semakin tahu kesalahan saya di mana. Jadi di kejuaraan selanjutnya harus meningkatkan kekuatan fisik,” ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa persaingan di kategori umum cukup ketat, terutama saat menghadapi atlet dari Universitas Airlangga pada babak semifinal.

Menariknya, di tengah kesibukan sebagai atlet, keduanya tetap berkomitmen menjalani pendidikan di bidang kesehatan. Farhan menegaskan bahwa dirinya ingin tetap menyeimbangkan karier akademik dan olahraga.

“Kalau bisa dua-duanya, jadi perawat iya, jadi atlet juga iya,” ujarnya.

Prestasi ini semakin menegaskan konsistensi keduanya di dunia karate. Sepanjang tahun 2025, Raffael telah mengoleksi sejumlah medali dari berbagai kejuaraan, sementara Farhan telah menekuni olahraga karate sejak usia sekolah dasar.

Ke depan, keduanya menargetkan capaian yang lebih tinggi dengan mengikuti kejuaraan karate tingkat internasional yang direncanakan berlangsung di Yogyakarta pada Agustus 2026.

Be the first to comment

Leave a Reply