WARTAPTM.ID, TAIWAN – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan perannya dalam pengembangan dakwah berbasis teknologi melalui peluncuran game edukasi Tauhid Kids di New Taipei City, Taiwan.
Program inovatif ini dikembangkan oleh Program Studi Teknologi Informasi (TI UMY) dan secara resmi diperkenalkan kepada siswa TK Al-Hadi yang berada di bawah naungan Taiwan Islamic Education and Cultural Center (TIECC) pada Kamis, 7 Mei 2026.
Game Tauhid Kids dirancang oleh dosen TI UMY, Nurwahyu Alamsyah bersama mahasiswa angkatan 2022, Defarrel. Inovasi ini difokuskan sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengenalkan konsep dasar tauhid kepada anak-anak muslim sejak usia dini, khususnya yang hidup di lingkungan minoritas.
Nurwahyu menjelaskan bahwa pendekatan digital dipilih agar nilai-nilai keislaman dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
“Pengenalan tauhid sejak dini menjadi fondasi penting dalam membentuk keimanan. Melalui media digital, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dan kontekstual,” ujarnya.
Media Dakwah di Tengah Komunitas Minoritas
Kehadiran Tauhid Kids menjadi bagian dari upaya penguatan dakwah di kalangan muslim Taiwan. Dengan jumlah populasi muslim yang relatif kecil, ketersediaan media pembelajaran agama yang interaktif menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

Game ini tidak hanya mengenalkan konsep tauhid, tetapi juga dilengkapi dengan materi dasar lain seperti halal dan haram. Fitur permainan yang interaktif, seperti aktivitas menggambar dan tantangan edukatif, turut meningkatkan minat belajar anak-anak.
Presiden TIECC, Mohammed Abdul Azzez, menyambut baik inovasi tersebut dan mengapresiasi kontribusi UMY dalam mendukung pendidikan Islam di Taiwan.
“Game ini sangat membantu dalam mengenalkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Peluncuran Tauhid Kids merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat skema internasional yang didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian UMY. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam memperluas jangkauan dakwah hingga tingkat global.
Inisiatif ini semakin meneguhkan bahwa UMY tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial dan dakwah kontemporer yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Be the first to comment