IMM FAI UMY Gelar Parade Tasmi’ 30 Juz, Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi Qur’ani

IMM FAI UMY Gelar Parade Tasmi’ 30 Juz, Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi Qur’ani
IMM FAI UMY Gelar Parade Tasmi’ 30 Juz, Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi Qur’ani.

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Parade Tasmi’ 30 Juz pada 13–15 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai spiritual kader melalui pengamalan Al-Qur’an secara kolektif dan terstruktur.

Agenda yang diinisiasi oleh Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman (TKK) tersebut dilaksanakan di Masjid Kampus KH Ahmad Dahlan serta Masjid Siratal Mustaqim, dengan melibatkan para hafidz dan hafidzah dari berbagai komisariat di lingkungan kampus Muhammadiyah di Yogyakarta.

Parade Tasmi’ 30 Juz dirancang sebagai ruang pembinaan religiusitas kader IMM, sekaligus sarana meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an melalui praktik tasmi’ atau memperdengarkan hafalan secara bergantian.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pimpinan Bidang TKK, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an 30 juz secara bergiliran oleh kader dari berbagai komisariat, seperti FAI, Fisipol, FEB, FPB, hingga komisariat lintas kampus.

Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, serta terbuka untuk sivitas akademika sebagai bentuk syiar dan edukasi keislaman di lingkungan kampus.

Selain menjadi media penguatan spiritual, kegiatan ini juga berfungsi mempererat hubungan antarkomisariat IMM, khususnya di lingkungan Abdul Razzaq Fakhruddin. Interaksi lintas kader tersebut mendorong kolaborasi, tanggung jawab, serta kedisiplinan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Partisipasi aktif kader menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan dapat berjalan seiring dengan dinamika organisasi mahasiswa yang selama ini dikenal aktif dalam diskursus intelektual dan gerakan sosial.

Kegiatan ini juga menjadi refleksi atas pentingnya keseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual dalam gerakan IMM. Selama ini, berbagai agenda diskusi, kajian, dan aktivitas akademik telah menjadi ciri khas kaderisasi IMM.

Namun demikian, penguatan dimensi religiusitas dinilai perlu terus dihadirkan secara konkret dalam bentuk praktik keagamaan yang berkelanjutan.

Parade Tasmi’ 30 Juz menjadi salah satu ikhtiar untuk memastikan bahwa kader IMM tidak hanya unggul dalam pemikiran dan gerakan sosial, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang berlandaskan Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, IMM menegaskan kembali pentingnya integrasi Tri Kompetensi Dasar, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas dalam setiap gerak kaderisasi.

Parade Tasmi’ tidak hanya berorientasi pada peningkatan hafalan, tetapi juga membentuk karakter kader yang disiplin, bertanggung jawab, serta konsisten dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan keagamaan di lingkungan kampus Muhammadiyah, sekaligus inspirasi bagi pengembangan program serupa di berbagai komisariat IMM di Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply