WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi dibuka pada Sabtu malam (16/5) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Perhelatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di antaranya Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib dan Syamsul Anwar, Ketua LPO PP Muhammadiyah Gatot Sugiharto, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqien, serta Rektor UAD Muchlas.
Dalam sambutannya, Irwan Akib menegaskan bahwa Muhammadiyah Games 2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah Persyarikatan, khususnya dalam pengembangan olahraga di tingkat nasional.
“Ini adalah momentum bersejarah. Muhammadiyah untuk pertama kalinya menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional sebagai wadah kaderisasi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan cabang olahraga yang lebih luas.
Selain sebagai ajang kompetisi, Muhammadiyah Games juga diharapkan menjadi ruang strategis untuk menjaring potensi kader yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga.
“Kita ingin memastikan bahwa para atlet yang berprestasi adalah bagian dari kader Muhammadiyah yang akan terus dibina,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Gatot Sugiharto menilai bahwa Muhammadiyah masih memerlukan penguatan ekosistem kaderisasi di bidang olahraga. Ia bahkan mendorong lahirnya institusi pendidikan tinggi yang secara khusus fokus pada pengembangan olahraga.
Dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan Persyarikatan juga disampaikan oleh Rektor UAD, Muchlas. Ia menegaskan komitmen kampus dalam menyediakan fasilitas serta ruang bagi pengembangan kegiatan Muhammadiyah, termasuk di bidang olahraga.
Muhammadiyah Games 2026 diselenggarakan pada 13–21 Mei 2026 dengan melibatkan sekitar 2.000 atlet dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Ajang ini mempertandingkan enam cabang olahraga yang tersebar di tiga kota, yakni Yogyakarta, Surakarta, dan Purwokerto.
Be the first to comment