Umsida Laksanakan Kurban Iduladha 1447 H, Distribusikan hingga SLB dan Wilayah Pelosok

Umsida Laksanakan Kurban Iduladha 1447 H, Distribusikan hingga SLB dan Wilayah Pelosok
Umsida Laksanakan Kurban Iduladha 1447 H, Distribusikan hingga SLB dan Wilayah Pelosok.

WARTAPTM.ID, SIDOARJO — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Iduladha 1447 Hijriah di halaman Masjid Baiturrahim Kampus 2, Kamis (28/5).

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sivitas akademika Umsida dalam berbagi dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai keislaman dalam praktik kehidupan kampus.

Pelaksanaan kurban melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar. Proses penyembelihan dimulai sejak pagi hari dengan skema pelaksanaan yang efisien, di mana sapi dipotong di rumah potong hewan, sedangkan kambing disembelih di area kampus.

Ketua pelaksana, Mochamad Rizal Yulianto, menyampaikan bahwa partisipasi sivitas akademika cukup tinggi pada tahun ini.

“Alhamdulillah, Kampus 2 berhasil menghimpun 37 sohibul kurban yang diwujudkan dalam 5 ekor sapi dan 13 ekor kambing,” ujarnya.

Distribusi Menjangkau Berbagai Wilayah

Sebagian hewan kurban tidak hanya disembelih di kampus, tetapi juga disalurkan ke berbagai lokasi sebagai bentuk pemerataan manfaat. Di antaranya ke kegiatan mahasiswa di wilayah Desa Kupang, Jabon, serta ke lembaga pendidikan seperti SLB Dharma Pendidikan Gelam Candi.

Selain itu, distribusi juga dilakukan melalui Lazismu Umsida dan beberapa titik lain, termasuk Kampus 3.

Adapun daging kurban dibagikan kepada masyarakat di sekitar Kampus 2, seperti wilayah Gelam, Ngampelsari, dan Balongbendo, dengan melibatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat.

“Harapannya, distribusi ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang berada di sekitar lingkungan kampus,” tambah Rizal.

Kepala Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Umsida, Puspita Handayani, menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya berdimensi fisik, tetapi juga spiritual.

“Kurban bukan sekadar ibadah fisik, tetapi juga bentuk keikhlasan dalam mengorbankan sesuatu yang kita cintai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa nilai kurban berakar pada keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam ketaatan kepada Allah SWT, yang mencerminkan kedalaman iman dan keikhlasan seorang Muslim.

Umsida memastikan seluruh proses penyembelihan berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan dengan menggandeng rumah potong hewan yang telah tersertifikasi halal serta didukung juru sembelih halal profesional.

Dengan demikian, daging yang diterima panitia di kampus telah dalam bentuk siap distribusi, sehingga proses pembagian dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wujud implementasi iman melalui pengorbanan jiwa dan harta,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply