WARTAPTM.ID, SEMARANG — Mahasiswa ITESA Muhammadiyah Semarang menunjukkan kiprah membanggakan dalam dunia industri melalui inovasi digital. Tiga programmer muda berhasil mengembangkan aplikasi operasional untuk perusahaan garmen asal Korea Selatan, PT Sam Kyung Jaya Garments.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing lulusan di era transformasi digital.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Rektor ITESA Muhammadiyah Semarang, Nurul Huda, yang meninjau langsung progres proyek dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev), Rabu (22/7/2026).
Kunjungan yang berlangsung di kantor PT Sam Kyung Jaya Garments, Semarang, juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara kampus dan dunia industri.
Rektor menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata merupakan bagian penting dari pembelajaran berbasis praktik.
“Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang autentik melalui penyelesaian permasalahan nyata di industri,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun portofolio profesional mahasiswa di bidang teknologi informasi.
Aplikasi yang dikembangkan merupakan sistem General Affair (GA) yang berfungsi mengelola operasional kendaraan perusahaan. Sistem ini menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi manajemen internal pabrik.
Menariknya, proyek tersebut mampu diselesaikan jauh lebih cepat dari target. Jika semula ditetapkan selama satu setengah bulan, tim mahasiswa yang terdiri dari Falkhan Sakhruzaki, Wahyu Dwi Permana, dan Ardika Alaudin Arsa berhasil merampungkannya hanya dalam waktu tiga minggu.
Saat ini, aplikasi telah memasuki tahap pengujian akhir sebelum diimplementasikan secara penuh.
Rektor ITESA Muhammadiyah Semarang mengapresiasi capaian tersebut sebagai indikator kualitas lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pengembangan aplikasi lebih cepat dari target menunjukkan bahwa kompetensi lulusan ITESA mampu menjawab tantangan transformasi digital,” tegasnya.
Pihak industri juga memberikan penilaian positif terhadap kinerja mahasiswa. Direktur PT Sam Kyung Jaya Garments, Joko Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas kemampuan tim dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja tim mahasiswa ITESA. Mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan menghasilkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ungkapnya.
Ia menilai bahwa kemampuan tersebut menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi standar kerja industri yang kompetitif, termasuk di level internasional.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen ITESA Muhammadiyah Semarang dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam bidang teknologi dan digitalisasi industri.
Be the first to comment