Kampus Umsura Raih Penghargaan Ekosistem Internasional Terbaik dari Radar Surabaya Awards

Kampus Umsura Raih Penghargaan Ekosistem Internasional Terbaik dari Radar Surabaya Awards

WARTAPTM.ID, SURABAYA – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Ekosistem Internasional Terbaik dalam ajang Radar Surabaya Awards, Kamis (30/7/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Umsura dalam membangun jejaring global sekaligus menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat melalui pengembangan pendidikan tinggi.

Radar Surabaya Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada insan dan institusi yang berkontribusi dalam memajukan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Capaian ini sekaligus mempertegas langkah Umsura dalam memperluas kerja sama internasional, baik melalui program akademik, mobilitas mahasiswa dan dosen, maupun kolaborasi riset dan inovasi dengan berbagai mitra global.

Sebelumnya, Umsura juga meraih apresiasi dalam Anugerah Diktisaintek tingkat LLDIKTI Wilayah VII sebagai perguruan tinggi dengan kerja sama internasional paling berdampak.

Dalam beberapa tahun terakhir, Umsura secara konsisten menghadirkan berbagai program internasional, di antaranya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Arab Saudi, Mesir, dan Korea Selatan. Selain itu, Umsura juga mengembangkan program double degree, international internship, serta credit transfer bersama perguruan tinggi mitra seperti St. John’s University dan Chung Hwa University of Medical Technology (CHUMT) di Taiwan.

Kolaborasi juga diperkuat melalui program Learning Express bersama Singapore Polytechnic yang didukung Temasek Foundation. Program ini melibatkan mahasiswa dalam riset kolaboratif dan pengembangan inovasi teknologi lintas negara.

Ekosistem internasional Umsura semakin diperkuat melalui berbagai program seperti Global Genius Camp, visiting professor, dan guest lecture.

Beragam inisiatif tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan akademisi dan praktisi dari berbagai negara, sekaligus memperluas wawasan global dan pengalaman lintas budaya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Umsura, Radius Setiyawan, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika sekaligus menunjukkan bahwa berbagai ikhtiar yang kami lakukan mendapatkan apresiasi dan kepercayaan dari masyarakat,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (30/7/2026).

Menurutnya, internasionalisasi tidak hanya diukur dari jumlah kerja sama dengan institusi luar negeri, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan oleh mahasiswa dan masyarakat.

“Ekosistem internasional bukan sekadar jumlah mitra, tetapi bagaimana jejaring tersebut menghadirkan kesempatan belajar, berkolaborasi, dan memiliki pengalaman global,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi penguat bagi Umsura untuk terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global.

Ke depan, Umsura berkomitmen memperluas mobilitas mahasiswa dan dosen, meningkatkan kualitas kolaborasi riset, serta menghadirkan inovasi yang berdampak luas.

“Umsura akan terus memperkuat jejaring internasional yang produktif dan berdampak, memperluas mobilitas mahasiswa dan dosen, serta menghadirkan lebih banyak kolaborasi akademik, riset, dan inovasi. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi energi bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas di tingkat global,” pungkas Radius.

Be the first to comment

Leave a Reply