WARTAPTM.ID, BANTEN — Komitmen Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dalam memperkuat kaderisasi Organisasi Otonom (Ortom) kembali ditegaskan melalui dukungan pada kegiatan Kursus Orientasi Pembina (KOS) Pembina Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Banten. Kegiatan ini diselenggarakan di Kampung Landeuh Mu’allaf, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (1/8/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian strategis dalam mengokohkan peran Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan Muhammadiyah yang tidak hanya menekankan kecakapan intelektual, tetapi juga pembinaan akidah, akhlak, serta komitmen terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Banten, Ramanda Firdaus Esmazie, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hizbul Wathan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dakwah Muhammadiyah di wilayah Banten. Ia menyampaikan optimisme bahwa gerakan ini akan melahirkan generasi muda yang memiliki keimanan kuat dan konsisten dalam beribadah.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMT, Dr. Asrori Mukhtarom, menekankan bahwa keunggulan Hizbul Wathan terletak pada sistem pembinaannya yang integral. Menurutnya, proses kaderisasi di Hizbul Wathan tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai ideologis sebagai fondasi utama pembentukan karakter.

“Di Hizbul Wathan, peserta dibina secara utuh, baik dari sisi pengetahuan maupun penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Inilah yang menjadi pembeda sekaligus kekuatan utama dalam mencetak kader,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa UMT akan terus mendukung pengembangan Hizbul Wathan dan seluruh Ortom Muhammadiyah, khususnya di Banten. Dukungan tersebut dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab Persyarikatan dalam menyiapkan generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.
Dukungan terhadap kegiatan ini turut disampaikan oleh Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan di wilayahnya dan berharap agenda tersebut memberikan dampak positif bagi peserta serta masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan potensi daerah Leuwidamar sebagai kawasan penyangga Desa Wisata Baduy yang memiliki nilai budaya tinggi.
Melalui kegiatan KOS Pembina ini, diharapkan lahir para pembina Hizbul Wathan yang memiliki kapasitas kepemimpinan, semangat dakwah, dan kompetensi dalam membina generasi muda Muhammadiyah. Sinergi antara UMT dan Hizbul Wathan pun menjadi langkah strategis dalam mencetak kader unggul yang berkarakter Islami serta mampu berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan.
Be the first to comment