UMPWR Raih Opini WTP, Perkuat Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

UMPWR Raih Opini WTP, Perkuat Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

WARTAPTM.ID, PURWOREJO — Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali mencatatkan capaian dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi. Hasil audit atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2024/2025 menunjukkan UMPWR memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini tersebut diberikan setelah laporan keuangan UMPWR diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Abdul Muntalib & Yunus. Audit mencakup laporan keuangan untuk periode tahun takwin 1 September 2024 hingga 31 Agustus 2025.

Dalam laporan audit, auditor memeriksa sejumlah komponen laporan keuangan UMPWR, meliputi laporan posisi keuangan per 31 Agustus 2025, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, auditor menyatakan bahwa laporan keuangan UMPWR menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan universitas per 31 Agustus 2025, termasuk kinerja keuangan dan arus kas untuk periode tersebut. Laporan keuangan dinilai telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat di Indonesia.

Bagi UMPWR, capaian tersebut tidak hanya menjadi predikat atas laporan keuangan. Opini WTP dipandang sebagai bagian dari proses membangun tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Biro Keuangan UMPWR, Anita Rinawati, mengatakan hasil audit tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap pengelolaan keuangan yang telah berjalan.

“Alhamdulillah, UMPWR memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menjadi capaian yang tentu kami syukuri, sekaligus menjadi motivasi bagi Biro Keuangan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan. Kami berusaha memastikan setiap proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Anita.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai unit di lingkungan UMPWR. Penyusunan laporan keuangan membutuhkan ketelitian, konsistensi, dan koordinasi antarpihak sehingga hasil audit tidak dapat dilepaskan dari kontribusi seluruh unsur universitas.

Wakil Rektor II Bidang SDM dan Keuangan UMPWR, Muhamad Taufik, menilai opini WTP menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kualitas tata kelola universitas, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan.

“WTP ini tentu menjadi kabar baik bagi UMPWR. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hasil ini menjadi pijakan untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan. Kita ingin pengelolaan keuangan tidak hanya baik ketika diaudit, tetapi memang menjadi budaya dalam setiap proses kerja di universitas,” jelas Taufik.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola keuangan berkaitan erat dengan upaya membangun kepercayaan para pemangku kepentingan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dari penyelenggaraan perguruan tinggi yang sehat.

Karena itu, capaian WTP diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan memenuhi standar pelaporan. Hasil audit juga menjadi bahan evaluasi agar praktik pengelolaan keuangan yang baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Menjaga Amanah Pengelolaan Universitas

Rektor UMPWR, Teguh Wibowo, menyambut baik hasil audit tersebut. Ia menyebut opini WTP sebagai buah dari kerja bersama serta komitmen sivitas akademika dan tenaga kependidikan dalam menjaga amanah pengelolaan universitas.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menunjukkan bahwa ikhtiar kita dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel mendapatkan penilaian yang baik dari auditor,” ujar Teguh.

Meski demikian, Teguh menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir. Hasil tersebut justru harus menjadi pijakan bagi UMPWR untuk mempertahankan praktik yang telah berjalan baik sekaligus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Bagi kami, WTP bukan tujuan akhir. Ini adalah bagian dari proses untuk memastikan amanah pengelolaan UMPWR dijalankan dengan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola, meningkatkan akuntabilitas, dan memastikan pengelolaan keuangan mendukung pencapaian target-target universitas,” tambahnya.

Capaian tersebut menegaskan komitmen UMPWR untuk terus membangun tata kelola perguruan tinggi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab. Lebih dari sekadar hasil audit, opini WTP menjadi momentum untuk memperkuat budaya akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan universitas.

Dengan demikian, pengelolaan keuangan tidak hanya ditempatkan sebagai urusan administratif, tetapi sebagai bagian dari amanah kelembagaan yang menopang keberlanjutan dan pencapaian visi universitas.

Be the first to comment

Leave a Reply