WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menegaskan pentingnya penguatan tradisi akademik dan sinergi kepemimpinan sebagai langkah strategis dalam memajukan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA).
Hal tersebut disampaikan dalam penutupan Leadership Training (LT) Angkatan XII bagi pimpinan PTMA yang berlangsung di Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026).
Muttaqin mengungkapkan rasa syukur atas lahirnya generasi baru pemimpin PTMA yang semakin kompeten. Hingga pelaksanaan LT Angkatan XII, tercatat sebanyak 496 pimpinan PTMA dari seluruh Indonesia telah mengikuti pelatihan kepemimpinan strategis ini sejak pertama kali diselenggarakan.
“Ini menjadi modal penting bagi Muhammadiyah dalam menyiapkan kepemimpinan perguruan tinggi yang adaptif dan berkemajuan,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah pelatihan berakhir. Para alumni LT dituntut untuk mampu menerjemahkan pengalaman selama pelatihan menjadi langkah nyata yang berdampak bagi kemajuan institusi dan persyarikatan.
Dalam pandangannya, salah satu bentuk konkret dari implementasi tersebut adalah penguatan tradisi akademik melalui penulisan karya ilmiah. Ia menekankan bahwa praktik baik (best practice) dalam pengelolaan perguruan tinggi harus didokumentasikan dan dipublikasikan dalam jurnal bereputasi.
“Kita ingin pimpinan PTMA tidak hanya bergerak di tataran praktik, tetapi juga produktif menuliskan transformasinya. Ini bagian dari tanggung jawab intelektual kita untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan,” tegasnya.
Sebagai upaya memperkuat ekosistem akademik tersebut, Muttaqin juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan Higher Education Leadership National Conference. Forum ini diharapkan menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman antar pimpinan PTMA dalam mengelola perguruan tinggi secara inovatif dan berdaya saing global.
Muttaqin turut memberikan apresiasi kepada sejumlah PTMA yang telah melakukan tindak lanjut pasca pelatihan dengan menyelenggarakan Leadership Management Training (LMT) di tingkat internal. Beberapa di antaranya adalah Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, serta Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola dan memperluas dampak pelatihan hingga ke level pimpinan menengah dan operasional.
Menutup sambutannya, Muttaqin berpesan agar seluruh alumni LT Angkatan XII mampu membawa PTMA masing-masing menuju level unggul, tidak hanya dalam konteks nasional, tetapi juga dalam percaturan global.
Ia berharap, sepulang dari pelatihan, para pimpinan memiliki energi baru untuk melakukan lompatan inovasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
Be the first to comment