ITESA Muhammadiyah Semarang Perkuat Budaya Data-Driven Lewat Kolaborasi Industri

ITESA Muhammadiyah Semarang Perkuat Budaya Data-Driven Lewat Kolaborasi Industri
ITESA Muhammadiyah Semarang Perkuat Budaya Data-Driven Lewat Kolaborasi Industri

WARTAPTM.ID, SEMARANG – Komitmen mendorong transformasi digital berbasis data terus diperkuat oleh ITESA (Institut Teknologi Statistika & Bisnis) Muhammadiyah Semarang. Melalui kolaborasi dengan dunia industri, ITESA Muhammadiyah Semarang terlibat dalam workshop strategis bertajuk From Data to Decision Excellence: Analisis Data untuk Keputusan Strategis dalam Dunia Bisnis yang digelar bersama SRGroup, 2 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta dari berbagai level organisasi, mulai dari staf hingga jajaran pimpinan. Peserta berasal dari lintas divisi strategis seperti keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, hingga pengembangan aset dan bisnis.

CEO SRGroup, Vonny Tresno Santoso, menegaskan bahwa pemanfaatan data kini menjadi kebutuhan utama dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri.

“Pemanfaatan data merupakan fondasi utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis. Kami ingin memastikan setiap langkah strategis perusahaan didukung oleh akurasi data yang kuat,” ujarnya.

Workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam mengolah data menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dan terukur.

Narasumber utama, Nurul Huda, menekankan pentingnya integrasi analisis data dalam proses bisnis modern. Dengan pengalaman manajerial lebih dari satu dekade, ia mengajak peserta memahami praktik analisis data melalui studi kasus nyata dan simulasi dashboard analitik.

Peserta dibekali berbagai keterampilan kunci, di antaranya:

  • Mengolah data mentah menjadi actionable insights
  • Memahami keterkaitan antara aktivitas operasional dan performa finansial
  • Meningkatkan akurasi dalam memprediksi tren bisnis

Pendampingan juga dilakukan oleh tim fasilitator yang terdiri dari Deden Istiawan, Rowiyani, Wulan Bakti, dan Atika Nurani.

Koordinator kegiatan, Furqon Karim, menilai antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya budaya kerja berbasis data.

“Workshop ini menjadi langkah nyata menuju organisasi yang lebih terukur dan berdampak. Kebutuhan akan analisis data kini menjadi prioritas di seluruh unit bisnis,” jelasnya.

Kolaborasi ini menegaskan peran ITESA Muhammadiyah Semarang sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Dengan pendekatan problem-based learning, ITESA menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan dunia kerja, khususnya di bidang sains data dan teknologi.

Keterlibatan akademisi dalam workshop ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem berbasis data yang berkelanjutan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*