KKN Internasional Unismuh Makassar: Mahasiswa Jalankan Dakwah Keilmuan di Thailand Selatan

KKN Internasional Unismuh Makassar Mahasiswa Jalankan Dakwah Keilmuan di Thailand Selatan
KKN Internasional Unismuh Makassar Mahasiswa Jalankan Dakwah Keilmuan di Thailand Selatan.

WARTAPTM.ID, NARATHIWAT – Upaya internasionalisasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) kembali ditunjukkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Sebanyak 30 mahasiswa resmi memulai pengabdian masyarakat di Thailand Selatan setelah diterima oleh mitra sekolah di Provinsi Narathiwat, Rabu (3/6/2026).

Program yang berlangsung selama satu bulan ini merupakan bagian dari International Community Service yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar. Mahasiswa akan ditempatkan di 11 lokasi pengabdian yang tersebar di wilayah Narathiwat dan Yala.

Sebelum diterjunkan ke lokasi, peserta mengikuti kegiatan orientasi dan koordinasi di Rachprachanukhroh School. Agenda ini menjadi ruang pengenalan lingkungan, pemahaman sistem pendidikan lokal, sekaligus penguatan sinergi awal antara mahasiswa dan mitra sekolah.

Dalam pelaksanaannya, program KKN tidak hanya berfokus pada aktivitas pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup berbagai bidang strategis. Mahasiswa dari beragam disiplin ilmu akan mengembangkan program berbasis kebutuhan masyarakat, seperti penguatan literasi digital, pendidikan karakter, pengajaran bahasa, kewirausahaan, literasi keuangan, pengelolaan lingkungan, hingga pertanian berkelanjutan.

Pendekatan multidisiplin menjadi ciri utama program ini. Setiap mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan keilmuan yang dimiliki dalam kerja kolaboratif lintas bidang guna menghadirkan solusi yang relevan dan aplikatif bagi masyarakat.

Manager Darulhikmah School sekaligus Sekretaris Jenderal Persatuan Alumni Indonesia–Thailand (PERSAIT), Aminah Chuma, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Unismuh Makassar. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Thailand.

“Kehadiran mahasiswa Indonesia menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus inspirasi bagi siswa dan masyarakat. Ini juga mempererat hubungan persahabatan antarnegara,” ujarnya.

Ketua Divisi Kerja Sama Pusat Studi dan Inkubasi Bisnis LP3M Unismuh Makassar, Wildhan Burhanuddin, menjelaskan bahwa model pengabdian berbasis sekolah dan komunitas dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas.

“Sekolah menjadi pusat kegiatan, tetapi sasaran program mencakup masyarakat sekitar. Mahasiswa hadir dengan keilmuan masing-masing untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa pendidikan berkontribusi dalam proses pembelajaran dan penguatan karakter, mahasiswa teknik mengembangkan inovasi berbasis teknologi dan lingkungan, mahasiswa pertanian memperkenalkan praktik pertanian berkelanjutan, sementara mahasiswa ekonomi dan komunikasi memperkuat literasi keuangan serta media pembelajaran digital.

Ketua LP3M Unismuh Makassar, Muh Arief Muhsin, menegaskan bahwa KKN Internasional merupakan bagian dari strategi kampus dalam mencetak lulusan berwawasan global dan berdaya saing internasional.

“Mahasiswa diharapkan menjadi duta terbaik kampus dan bangsa, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat lintas negara,” ujarnya.

Program KKN Internasional Batch 2 ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memperkuat kapasitas komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, serta jejaring global sebagai bagian dari dakwah keilmuan Muhammadiyah di tingkat internasional.

Be the first to comment

Leave a Reply