WARTAPTM.ID, MAGELANG — Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mahasiswa Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes).
Sebanyak 39 mahasiswa semester 6 mengikuti Sertifikasi Kompetensi BNSP dengan skema Pengelolaan Gudang dan In Process Control (IPC) yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (4–5/7) di Laboratorium Farmasi UNIMMA.
Ketua Program Studi S1 Farmasi, Fitriana Yuliastuti, menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut menjadi bagian dari pencirian program studi sekaligus implementasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi sesuai standar industri farmasi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga pengakuan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjalani asesmen berbasis standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) industri. Kompetensi yang diujikan mencakup pengelolaan penerimaan bahan baku dan bahan kemas, proses penyimpanan, monitoring kondisi lingkungan, hingga pengujian In Process Control pada berbagai bentuk sediaan farmasi.
Sertifikasi ini terlaksana melalui kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komunitas Farmasi Indonesia (KFI) dengan menghadirkan asesor dari kalangan praktisi dan akademisi. Keterlibatan asesor profesional memastikan proses penilaian berjalan objektif serta sesuai dengan standar industri.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman asesmen kompetensi secara langsung, tetapi juga memahami standar kerja industri farmasi yang sesungguhnya.
UNIMMA menilai bahwa sertifikasi kompetensi menjadi langkah strategis dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Selain memperkuat keterampilan teknis mahasiswa, sertifikasi juga meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja.
Ke depan, Prodi S1 Farmasi UNIMMA berkomitmen terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri, sehingga mampu mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Be the first to comment