Mahasiswa UM Kendari Raih Prestasi English Expo 2025

Mahasiswa UM Kendari Raih Prestasi English Expo 2025
Mahasiswa UM Kendari Raih Prestasi English Expo 2025

Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menorehkan prestasi membanggakan. Mereka adalah Ahmad Amiruddin dan Rahmad Ipa Sabdar, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, yang sukses membawa pulang juara pada ajang English Expo 2025 yang diselenggarakan oleh HMPS Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Halu Oleo (UHO), pada 27 Oktober-3 November 2025 di Kampus UHO, Kendari.

Ahmad Amiruddin berhasil meraih Juara I dalam University International Essay Writing Contest, sementara Rahmad Ipa Sabdar menyabet Juara II pada University International Public Speaking Contest.

Bagi Ahmad, kompetisi ini menjadi langkah penting untuk menguji kemampuan menulis sekaligus mengukur sejauh mana ia bisa bersaing di luar kampus. Awalnya, ia tak memiliki rencana khusus untuk ikut lomba. Namun dorongan teman-teman dan rasa ingin tahu membuatnya tertantang untuk mencoba.

“Saya termotivasi mengikuti kompetisi ini berdasarkan anjuran dari teman-teman dan rasa ingin tahu bagaimana rasanya berkompetisi di tingkat universitas,” ujar Ahmad.

Proses persiapan pun penuh tantangan. Di tengah kesibukan kuliah, Ahmad berlatih menulis secara otodidak. Ia memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran daring—mulai dari video di YouTube hingga bantuan teknologi seperti ChatGPT—untuk memperdalam kemampuan menulis akademik.

Dalam esainya yang berjudul “The Use of ChatGPT Reducing Students’ Skills”, Ahmad menyoroti bagaimana teknologi kecerdasan buatan bisa menjadi pedang bermata dua bagi dunia pendidikan. Menurutnya, penggunaan ChatGPT secara berlebihan dapat mengikis kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa.

“Teknologi seperti ChatGPT memang membantu, tapi juga bisa membuat pelajar bergantung. Karena itu penting untuk tetap melatih kemampuan belajar mandiri dan berpikir kritis,” jelasnya.

Sementara itu, Rahmad Ipa Sabdar menunjukkan kemampuannya di bidang komunikasi publik. Dengan gaya bicara yang percaya diri dan argumen yang kuat, ia berhasil meraih posisi Juara II dalam Public Speaking Contest. Keberhasilannya melengkapi prestasi tim mahasiswa Bahasa Inggris UMKendari di ajang yang diikuti peserta dari berbagai universitas internasional tersebut.

Baik Ahmad maupun Rahmad sepakat bahwa kompetisi bukan semata ajang unjuk kemampuan, tetapi juga wadah untuk belajar dan berkembang. Ahmad bahkan menegaskan, setiap perlombaan adalah kesempatan untuk mengasah diri.

“Jangan takut untuk memulai, tetap semangat, jangan mudah menyerah, dan berani kalah untuk menang. Setiap lomba adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang,” pesannya.

Prestasi keduanya menjadi bukti bahwa mahasiswa UM Kendari memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Dengan semangat belajar, kolaborasi, dan keberanian mencoba hal baru, mereka membuktikan bahwa ruang kelas di Kendari bisa menjadi titik awal menuju panggung global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*