WARTAPTM.ID, KLATEN — Komitmen Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program pengabdian. Salah satunya ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi DIII Farmasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) yang menggelar edukasi kesehatan bagi remaja putri di SMA Negeri 1 Karangnongko, Kabupaten Klaten.
Kegiatan yang berlangsung pada 10 Juni 2026 ini mengangkat tema pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini. Program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman remaja putri terkait anemia, termasuk penyebab, dampak, serta langkah pencegahannya. Berdasarkan hasil observasi awal, masih banyak siswi yang belum rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah dan belum memahami pentingnya asupan zat besi selama masa pertumbuhan.
Melalui edukasi ini, mahasiswa UMKLA berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja putri agar lebih peduli terhadap kesehatan diri, khususnya dalam mencegah anemia yang dapat berdampak pada aktivitas belajar dan kualitas hidup.
Kepala SMA Negeri 1 Karangnongko menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi kesehatan ini mampu membangun kesadaran siswi untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Sementara itu, dosen pembimbing sekaligus ketua pelaksana kegiatan, apt. Aristhasari Putri, S.Farm., M.Farm.Klin., menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai anemia dan pentingnya konsumsi TTD secara rutin.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung kesehatan remaja putri sekaligus meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar mereka,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara sistematis, meliputi pengertian anemia, faktor risiko pada remaja putri, gejala, dampak kesehatan, serta manfaat dan aturan konsumsi Tablet Tambah Darah.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang sebagai bagian dari pencegahan anemia.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswi tampak antusias dalam mengajukan pertanyaan, mulai dari manfaat TTD, cara mengatasi efek samping, hingga jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin.
Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan edukatif dan kuis yang memperkuat pemahaman materi.
Setelah sesi edukasi, peserta kembali mengikuti posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait anemia dan pentingnya konsumsi TTD.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan souvenir serta doorprize kepada peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui program ini, diharapkan remaja putri semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah, serta menerapkan pola hidup sehat dengan asupan gizi seimbang.
Program Studi DIII Farmasi UMKLA menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Be the first to comment