WARTAPTM.ID, SELANGOR — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) terus memperkuat peran global melalui pengabdian masyarakat lintas negara. Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) Fakultas Kesehatan Masyarakat UNIMUS melaksanakan kegiatan pengabdian internasional di Sport Affair Badminton Academy, Cheras, Selangor, Malaysia, pada 25 Juni 2026.
Aegnda ini dipimpin oleh dosen IKOR UNIMUS, Muhammad Muhibbi, yang memberikan pendampingan berbasis ilmu keolahragaan kepada para atlet dan pelatih di akademi tersebut.
Fokus kegiatan meliputi pembinaan kondisi fisik, pemulihan performa atlet (sport recovery), serta penerapan pendekatan sport science dalam mendukung peningkatan kualitas latihan bulutangkis.
Menurut Muhibbi, kehadiran akademisi di lingkungan pembinaan atlet menjadi langkah strategis dalam menjembatani teori dan praktik di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan performa atlet, khususnya melalui pendekatan ilmiah dalam bidang olahraga,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan pelatih Sport Affair Badminton Academy, Seto Danu Kusuma, yang turut memberikan perspektif praktis terkait kebutuhan atlet di lapangan.
Sinergi antara akademisi dan praktisi ini dinilai penting untuk menghasilkan pendekatan pelatihan yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan olahraga modern.
Seto Danu Kusuma menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai kehadiran akademisi memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan atlet.
“Pendekatan ilmiah dari dunia akademik sangat membantu dalam meningkatkan kualitas latihan dan pemulihan atlet,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan atlet, tetapi juga menjadi sarana strategis bagi UNIMUS dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring internasional.
Melalui pengabdian lintas negara, IKOR UNIMUS menunjukkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan olahraga berbasis ilmu pengetahuan di tingkat global.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga dalam mengintegrasikan keilmuan olahraga dengan kebutuhan praktis di lapangan, sekaligus memperkuat posisi program studi dalam agenda internasionalisasi.
Pengabdian masyarakat internasional ini menegaskan komitmen UNIMUS dalam mendukung pengembangan olahraga melalui pendekatan ilmiah yang berkelanjutan. Melalui sinergi keilmuan dan kolaborasi internasional, UNIMUS terus mendorong penguatan peran akademisi dalam menjawab kebutuhan dunia olahraga modern secara lebih terstruktur dan berbasis riset.
Be the first to comment