UMAM Gelar International Conference untuk Perkuat Kepemimpinan Transformasional PTMA Berkelanjutan

UMAM Gelar International Conference untuk Perkuat Kepemimpinan Transformasional PTMA Berkelanjutan
UMAM Gelar International Conference untuk Perkuat Kepemimpinan Transformasional PTMA Berkelanjutan, (26/11).

Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) menjadi tuan rumah International Conference: Strengthening Transformative Leadership for Sustainable Muhammadiyah Higher Education yang diselenggarakan pada Rabu, 26 November 2025 di Hotel Seri Malaysia Kangar, Perlis, Malaysia. Kegiatan ini merupakan rangkaian penguatan kapasitas dan jejaring Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di tingkat regional dan internasional.

Konferensi dibuka oleh Rektor UMAM, Saidul Amin, yang menegaskan urgensi forum ini bagi peningkatan kualitas tata kelola dan kepemimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah.

International Conference ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kita dalam mengembangkan perguruan tinggi, sebab tantangan ke depan luar biasa beratnya,” ujar Saidul dalam sambutannya, Rabu (26/11).

Konferensi ini dirangkai dengan tiga seminar paralel yang mengangkat isu-isu strategis pendidikan tinggi, diantaranya:

  • Higher Education Leadership: Menghadirkan perspektif kepemimpinan pendidikan tinggi dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan Indonesia.
  • The Role of Islamic NGO in Development of Civilization: Membahas kontribusi organisasi Islam dalam pembangunan peradaban modern.
  • Forging a Collaborative Future of Muhammadiyah/PTMA and ASEAN Universities: Mendorong kerja sama strategis antara PTMA dan universitas-universitas ASEAN.

Sebagai fasilitator, Moh. Mudzakkir melaporkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 27 kampus PTMA di Indonesia. Selain delegasi Indonesia, konferensi juga dihadiri oleh Mufti Perlis, Prof. Dato’ Arif Perkasa Dr. Mohd Asri Zainul Abidin, serta tamu dari berbagai perguruan tinggi di kawasan ASEAN, di antaranya Halal Science Center Chulalongkorn University (Thailand), Universiti Fatoni (Thailand), University of Singapore, Cambodia University Management & Technology, dan Maldives National University.

Kegiatan ini turut diikuti oleh PWM Malaysia, PCIM Malaysia, mahasiswa S3 UMAM, serta sivitas akademika UMAM.

Penguatan Riset dan Industri sebagai Arah Besar PTMA

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji, dalam pengantarnya menegaskan pentingnya orientasi pendidikan tinggi Muhammadiyah terhadap pengembangan riset dan industri. Ia memaparkan tiga sektor utama yang perlu diperkuat perguruan tinggi, yakni sektor ekstraktif, sektor manufaktur, dan sektor jasa.

Bambang Setiaji, Ketua Majelis Diktiltibang PP Muhammadiyah
Opening Speech Bambang Setiaji – Ketua Majelis Diktiltibang PP Muhammadiyah, (26/11).

Menurutnya, kelemahan negara-negara Muslim dalam sektor manufaktur disebabkan minimnya dukungan terhadap riset dan pendidikan tinggi.

“Kita sangat lemah di sektor kedua. Bahkan negara kaya di Timur Tengah yang menikmati petrodollar pun melompat ke sektor ketiga (sektor jasa). Padahal sektor manufaktur membutuhkan riset dan pendidikan tinggi. Ini bukti bahwa negara-negara Muslim belum banyak menyentuh riset penelitian,” jelas Bambang yang juga pakar dalam Ilmu Ekonomi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa negara-negara maju selalu bertumpu pada sektor manufaktur.

Karena itu, Muhammadiyah perlu mendorong penguatan riset dan pendidikan tinggi agar dapat menopang kebangkitan industri di dunia Muslim,” tambahnya.

Ia juga berharap agar UMAM dapat menjadi pusat lahirnya cendekiawan dan peneliti Muslim dari berbagai negara.

Misi kita dalam membangun UMAM adalah bagaimana berkontribusi kepada dunia Muslim, terutama agar tidak hanya memasuki sektor kedua (manufaktur) tetapi juga mengembangkannya, tegasnya.

UMAM harus menjadi rumah bagi cendekiawan Muslim muda. Ke depan, kami berharap mahasiswa, profesor, dan peneliti datang dari seluruh dunia Muslim,” tutup Bambang.

Konferensi internasional ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat diplomasi akademik Muhammadiyah serta memperluas jejaring kolaborasi antara PTMA dan universitas-universitas ASEAN. Melalui forum ini, UMAM dan PTMA lainnya diharapkan mampu menjadi simpul penting pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di kancah global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*