UNIMUGO Luluskan 305 Lulusan, Perkuat Peran Tenaga Kesehatan untuk Masyarakat

UNIMUGO Luluskan 305 Lulusan, Perkuat Peran Tenaga Kesehatan untuk Masyarakat
Wisuda Universitas Muhammadiyah Gombong. (Sabtu, 9/5/2026).

WARTAPTM.ID, KEBUMEN — Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang unggul dan berkarakter Islami. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Wisuda Diploma, Sarjana, serta Angkat Sumpah Profesi Tahun Akademik 2025/2026 Periode I, yang digelar pada Sabtu (9/5/2026).

Dalam prosesi yang berlangsung di auditorium kampus, UNIMUGO mengukuhkan sebanyak 305 lulusan dari berbagai program studi di bidang kesehatan. Para lulusan tersebut terdiri dari jenjang diploma, sarjana, hingga profesi, yang mencerminkan kontribusi nyata kampus dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di masyarakat.

Mayoritas lulusan berasal dari rumpun keperawatan, farmasi, dan profesi kesehatan lainnya. Hal ini menunjukkan fokus UNIMUGO dalam penguatan sektor kesehatan sebagai bagian dari kontribusi strategis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) bagi bangsa.

wisuda unimugo

Rektor UNIMUGO, Sofyan Anif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus terus berupaya melakukan akselerasi transformasi di berbagai bidang, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas akademik, pengembangan sumber daya manusia, hingga digitalisasi sistem pendidikan.

Ia juga mengungkapkan bahwa UNIMUGO tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter sebagai bagian dari pengembangan institusi ke depan.

Kepada para lulusan, ia menegaskan pentingnya menjaga identitas sebagai kader Muhammadiyah yang membawa nilai kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

“Jadilah alumni UNIMUGO yang membanggakan dan mencerahkan. Di manapun bekerja, berikan kinerja terbaik dan tebarkan manfaat tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun ras,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menyoroti pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

“Ada tiga hal penting ke depan. Pertama, kuasai teknologi kesehatan dan layanan berbasis digital. Kedua, bangun karakter dengan komunikasi asertif serta empati profesional. Ketiga, terus lakukan pengembangan kompetensi melalui pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan tidak hanya dituntut unggul secara kompetensi, tetapi juga harus mampu menjaga nilai kemanusiaan dalam praktik profesionalnya.

Pandangan serupa disampaikan perwakilan Kolegium Farmasi Indonesia, Vitis Vinivera Ratna Utami, yang mengingatkan bahwa kelulusan merupakan awal dari pengabdian di tengah kompleksitas realitas pelayanan kesehatan.

Dukungan terhadap peran strategis UNIMUGO juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Melalui sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, Agus Sunaryo, disampaikan bahwa pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia.

“Pelayanan kesehatan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Bekerjalah dengan hati, jaga integritas, dan jangan pernah kehilangan empati,” pesannya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah secara daring turut memberikan ucapan selamat serta menegaskan bahwa profesi di bidang kesehatan merupakan bentuk pengabdian kemanusiaan yang menuntut dedikasi dan tanggung jawab tinggi.

Rangkaian wisuda dan angkat sumpah profesi berlangsung khidmat, ditutup dengan pembacaan janji alumni serta orasi ilmiah mengenai program triple eliminasi pada ibu hamil untuk mencegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B.

Melalui momentum ini, para lulusan UNIMUGO diharapkan mampu mengemban amanah profesi dengan integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian. Dengan bekal nilai Islam berkemajuan, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di berbagai wilayah.

Be the first to comment

Leave a Reply