WARTAPTM.ID, JAKARTA — Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Adam Ali Muhammed Moqbel Ahmed, menorehkan capaian membanggakan. Ia meraih meraih penghargaan internasional sebagai SDG’s Green Action Initiator 2026 serta masuk dalam Top 75 Green Innovation Presenter pada ajang Asian Youth Green Action Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta, 22–26 April 2026.
Penghargaan ini memperkuat rekam jejak mahasiswa UMJ dalam kancah internasional sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendorong kontribusi generasi muda terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.
Adam, mahasiswa asal Yaman yang menempuh studi di bidang Hubungan Internasional dan Ilmu Politik, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari perannya dalam berbagai organisasi mahasiswa internasional. Ia saat ini menjabat sebagai Presiden International Student Organization UMJ serta memimpin Yemeni Student Union di Indonesia.
“Melalui peran tersebut, saya terlibat dalam berbagai inisiatif yang berfokus pada isu global dan keberlanjutan, yang kemudian membawa saya hingga diakui dalam forum ini,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ketertarikan Adam terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan juga dipengaruhi oleh latar belakang akademiknya. Ia menilai, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam merespons berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga krisis lingkungan.
“Sebagai bagian dari generasi Z, kita harus aktif mengambil peran dan berkontribusi dalam menjaga masa depan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam proses keikutsertaannya, Adam turut memperoleh dukungan dari UMJ melalui Kantor Reputasi Global, termasuk dalam bentuk fasilitasi dan pendanaan. Dukungan tersebut dinilainya menjadi faktor penting dalam membuka akses mahasiswa untuk tampil di forum internasional.
Rangkaian Asian Youth Green Action Summit 2026 sendiri menghadirkan pemuda dari berbagai negara Asia untuk membahas inovasi, kepemimpinan, serta aksi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kegiatan diawali secara daring pada 22–24 April, kemudian dilanjutkan secara luring pada 25–26 April 2026 di Jakarta.
Pada sesi luring, peserta mengikuti sejumlah agenda, termasuk kunjungan ke kawasan mangrove di Pantai Indah Kapuk serta kegiatan akademik di Universitas Indonesia. Diskusi yang berlangsung menyoroti inovasi pemuda dalam menghadapi isu lingkungan serta penguatan kepemimpinan generasi muda.
Bagi Adam, capaian ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk memperluas kontribusinya di tingkat global. Ia berkomitmen untuk terus terlibat dalam edukasi publik terkait perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, serta aktif mengikuti forum internasional yang sejalan dengan visinya.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan semakin terbukanya peluang bagi mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri, di lingkungan UMJ untuk berkiprah di level global. Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap krisis iklim, peran generasi muda menjadi kunci dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan.
Be the first to comment