Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) resmi menetapkan jajaran Wakil Rektor baru untuk masa jabatan 2026–2028. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pengangkatan Wakil Rektor dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dilaksanakan di Aula Gedung KH Faqih Usman Lantai 7, Kamis (5/3/2026).
Acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, Rektor UM Palembang Abid Djazuli, Ketua Badan Pembina Harian M. Idris, serta para dekan dan pimpinan unit di lingkungan kampus.
Melalui keputusan tersebut, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menetapkan pemberhentian Wakil Rektor periode 2024–2026 sekaligus mengangkat empat Wakil Rektor baru untuk masa jabatan 2026–2028.
Adapun susunan Wakil Rektor yang ditetapkan yaitu Saleh Hidayat, sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik; Sri Rahayu, sebagai Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Administrasi, Pengembangan Usaha dan Aset, serta Teknologi Informasi; Eko Ariyanto, sebagai Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Internasional, dan Sumber Daya Manusia; serta Suroso PR, sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta Kaderisasi.
Dalam sambutannya, Rektor UM Palembang Abid Djazuli menjelaskan bahwa proses pengangkatan Wakil Rektor telah melalui seluruh tahapan sesuai dengan regulasi terbaru yang ditetapkan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Ia menyebutkan bahwa mekanisme tersebut mengacu pada Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/PED/I.0/B/2025 serta Ketentuan Majelis Diktilitbang Nomor 0014/KTN/I.3/I/2025 mengenai pelaksanaan pedoman Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
“Seluruh tahapan dan mekanisme sudah dijalankan sesuai pedoman yang berlaku. Regulasi baru juga telah kita implementasikan dengan baik dalam proses ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan perguruan tinggi ke depan semakin kompetitif. Persaingan tidak hanya datang dari perguruan tinggi negeri, tetapi juga dari berbagai kampus swasta yang terus melakukan inovasi dan penguatan tata kelola.
Karena itu, ia mengingatkan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang perlu terus meningkatkan kualitas dan tidak berhenti pada capaian yang telah diraih saat ini, termasuk mempertahankan predikat akreditasi unggul.
“Inilah tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama. Wakil Rektor yang baru tidak hanya bekerja untuk dua tahun ke depan, tetapi harus memiliki visi jangka panjang demi keberlanjutan dan kemajuan universitas,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Kiagus Ahmad Roni, yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Wakil Rektor I periode 2024–2026.
Menurutnya, kontribusi dan pengalaman yang telah diberikan selama menjabat diharapkan tetap menjadi bagian dari upaya pengembangan institusi.
“Tidak menjabat sebagai pimpinan bukan berarti pengabdian berhenti. Pengalaman dan pemikiran beliau tetap kami harapkan sebagai masukan bagi kemajuan universitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian UM Palembang, M. Idris menekankan pentingnya menyusun program kerja yang konkret dan terukur guna mendukung penguatan institusi, termasuk dalam mempertahankan akreditasi unggul yang telah diraih.
Ia juga mendorong kampus untuk terus mengembangkan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja guna meningkatkan minat calon mahasiswa.
“Penguatan universitas harus dilakukan secara terstruktur. Program kerja harus jelas dan mampu mendukung posisi Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai kampus unggul,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWM Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang dilandasi nilai keteladanan sebagaimana dicontohkan Rasulullah dan para sahabat. Ia juga mengajak seluruh pimpinan kampus untuk memperkuat kolaborasi dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kita perlu memperkuat kebersamaan dan kerja sama agar Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola universitas sekaligus mendorong berbagai inovasi strategis guna menjaga keberlanjutan capaian akademik dan reputasi UM Palembang di tingkat regional maupun nasional.
Be the first to comment