WARTAPTM.ID, SURAKARTA – Pertandingan pencak silat The 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka pada Jumat (15/5) di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Kegiatan ini menandai dimulainya perhelatan olahraga tingkat nasional yang diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Olahraga PP Muhammadiyah sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda Muhammadiyah melalui jalur olahraga.
Pembukaan acara dihadiri oleh Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, Sekretaris LPO PP Muhammadiyah, Fajar Junaedi, serta pimpinan perguruan tinggi dan tokoh perguruan silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Sebanyak sekitar 700 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam pertandingan pencak silat, menjadikannya cabang olahraga dengan jumlah peserta terbanyak dalam ajang ini.
Dalam sambutannya, Harun Joko Prayitno menegaskan pentingnya menjunjung tinggi profesionalisme dan sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Pencak silat Tapak Suci harus dibangun di atas landasan iman dan takwa agar melahirkan generasi yang kuat, unggul, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa UMS memberikan apresiasi khusus bagi peserta tingkat SMA yang berhasil meraih medali emas berupa kesempatan melanjutkan studi melalui jalur beasiswa.
Selain pencak silat yang dipusatkan di Surakarta, Muhammadiyah Games 2026 juga mempertandingkan sejumlah cabang olahraga lain di berbagai daerah. Cabang atletik, bulu tangkis, panahan, dan bola voli indoor diselenggarakan di wilayah Yogyakarta, sementara tenis meja berlangsung di Purwokerto.
Ketua Panitia Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti, menjelaskan bahwa kompetisi pencak silat terbagi dalam kategori pelajar dan mahasiswa, dengan total 55 medali emas yang diperebutkan.
Secara keseluruhan, ajang ini melibatkan sekitar 1.950 atlet dari enam cabang olahraga, serta partisipasi sekitar 300 anak dalam kegiatan festival senam anak sehat. Total medali emas yang diperebutkan mencapai 122 medali.
Muhammadiyah Games 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah meneguhkan komitmennya dalam memadukan prestasi olahraga dengan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi pembinaan generasi unggul di masa depan.
Be the first to comment