UNIMMA dan British Council Perkuat Strategi Cetak Lulusan Siap Global di Era AI

UNIMMA dan British Council Perkuat Strategi Cetak Lulusan Siap Global di Era AI
Universitas Muhammadiyah Magelang bersama British Council EnglishScore gelar konferensi bertajuk “Shaping Global-Ready Graduates in the AI Era”. (Foto. UNIMMA).

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus mendorong penguatan kualitas lulusan berdaya saing global melalui kolaborasi strategis bersama British Council EnglishScore. Upaya tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan konferensi bertajuk “Shaping Global-Ready Graduates in the AI Era” yang digelar di Yogyakarta, Kamis (25/6/2026).

Forum ini menjadi ruang diskusi bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari berbagai daerah untuk merumuskan strategi pengembangan lulusan yang adaptif terhadap dinamika global, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Rektor UNIMMA, Lilik Andriyani, menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada perubahan yang sangat cepat, terutama akibat disrupsi teknologi. Menurutnya, kehadiran AI telah mengubah lanskap pembelajaran, dunia kerja, hingga pola interaksi global.

“Perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut, tanpa meninggalkan esensi utama dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Kolaborasi UNIMMA dan British Council EnglishScore, Hadirkan Forum Strategis Pengembangan Lulusan Global

Ia menambahkan, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi praktik baik antarperguruan tinggi dalam menyiapkan mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja internasional.

Sementara itu, perwakilan British Council EnglishScore, Abdurahman Oman, menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai kompetensi kunci dalam menghadapi persaingan global. Menurutnya, gelar akademik saja tidak lagi cukup untuk menjamin keberhasilan lulusan di dunia kerja.

“Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang mampu berkomunikasi secara efektif, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga global. Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan daya saing tersebut,” jelasnya.

Melalui kemitraan ini, British Council EnglishScore bersama UNIMMA berupaya menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan industri global, khususnya melalui penguatan standar kompetensi bahasa yang terukur dan diakui secara internasional.

Kegiatan ini juga menghadirkan akademisi dan pakar linguistik terapan yang membahas strategi penguatan kompetensi komunikasi mahasiswa dalam konteks global. Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya integrasi kemampuan bahasa, literasi digital, serta pemahaman lintas budaya dalam kurikulum pendidikan tinggi.

Melalui forum strategis ini, UNIMMA berharap dapat memperluas jejaring kolaborasi antar-PTMA sekaligus mendorong inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja masa depan.

Langkah ini menegaskan komitmen UNIMMA dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi di tingkat global.

Be the first to comment

Leave a Reply