WARTAPTM.ID, PADANG — Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah dinyatakan lolos sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026. Program tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor perkebunan.
Penetapan tersebut tertuang dalam pengumuman resmi Direktur Utama BPDP Nomor PENG-1/BPDP/2025 yang dirilis pada Mei 2025. Dalam keputusan tersebut, sejumlah perguruan tinggi terpilih dinyatakan memenuhi kriteria untuk menyelenggarakan program pendidikan pengembangan SDM perkebunan secara nasional.
UM Sumatera Barat dipercaya mengelola program ini melalui Program Studi S1 Agroteknologi. Program studi tersebut dinilai memiliki kapasitas akademik yang memadai, didukung oleh tenaga pengajar kompeten serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri perkebunan modern.
Rektor UM Sumatera Barat, Riki Saputra, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan perkebunan nasional.
“Kepercayaan ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam mencetak SDM unggul,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program yang dikelola BPDP merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada komoditas strategis seperti kelapa sawit, kakao, dan kelapa.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penguatan industri perkebunan yang produktif, adaptif terhadap teknologi, serta berkelanjutan.
Melalui keterlibatan dalam program nasional ini, UM Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor agrikultur berbasis keilmuan dan inovasi, sekaligus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan nasional.
Be the first to comment