WARTAPTM.ID, LOMBOK TIMUR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ke-40 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 09 Desa Pohgading Timur menuntaskan program inovasi energi alternatif dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal pada Senin, 27 Juli 2026.
Program tersebut diwujudkan melalui pembuatan briket komposit dari arang tempurung kelapa serta produksi minyak VCO (Virgin Coconut Oil) dari kelapa tua yang melimpah di wilayah setempat.
Melalui program inovasi energi, mahasiswa berhasil mengolah tempurung kelapa menjadi briket komposit yang memiliki nilai guna sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Inisiatif ini tidak hanya memanfaatkan limbah organik, tetapi juga menghadirkan solusi energi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat desa secara berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa juga mengembangkan produksi minyak VCO melalui proses pengolahan sederhana yang menghasilkan produk berkualitas dan bernilai jual.
Produk VCO tersebut memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan desa, mengingat manfaatnya bagi kesehatan serta peluang pasar yang cukup luas.
Koordinator KKN Kelompok 09 menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengolah sumber daya yang ada menjadi produk bernilai tambah, baik untuk kebutuhan sendiri maupun peluang usaha,” ujarnya.
Hasil dari program ini berupa produk briket komposit dan minyak VCO yang siap diperkenalkan kepada masyarakat sebagai contoh inovasi berbasis potensi desa.
Mahasiswa berharap, program ini dapat menjadi inspirasi bagi warga untuk terus mengembangkan produk lokal yang inovatif, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Semangat pengabdian tersebut sejalan dengan tema KKN: “Merawat Nilai Kearifan Lokal, Menguatkan Inovasi Pemberdayaan Menuju Masyarakat Berkemajuan.”
Be the first to comment