WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melantik para dekan baru untuk periode 2026–2030 sebagai bagian dari estafet kepemimpinan akademik di lingkungan kampus, Selasa (4/8/2026) di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam mengawal implementasi Rencana Strategis (Renstra) UAD 2025–2045, sekaligus mempersiapkan akreditasi institusi yang dijadwalkan pada tahun 2027.
Rektor UAD, Muchlas, menegaskan bahwa pelantikan dekan bukan sekadar pergantian jabatan struktural, melainkan penentu arah perkembangan universitas ke depan.
“Pelantikan dekan pada hari ini bukan sekadar pergantian jabatan struktural, melainkan estafet kepemimpinan akademik yang akan menentukan arah perkembangan fakultas dan Universitas Ahmad Dahlan beberapa tahun ke depan,” ujarnya.
Muchlas menjelaskan bahwa para dekan mengemban tanggung jawab strategis dalam mengawal milestone pertama Renstra UAD 2025–2045, khususnya pada aspek transformasi caturdarma yang terintegrasi.
Ia menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus berjalan selaras dengan pendidikan dan penelitian, serta dijiwai oleh nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Selain itu, dalam menghadapi dinamika era digital dan perkembangan kecerdasan artifisial, para dekan diharapkan mampu mengakselerasi sejumlah agenda strategis. Agenda tersebut mencakup transformasi caturdarma yang terintegrasi, pembangunan budaya akademik unggul dan adaptif, penguatan riset serta SDM, peningkatan reputasi internasional, hingga tata kelola fakultas yang profesional dan berintegritas.
“Jabatan yang Bapak dan Ibu emban bukan sekadar amanah administratif, melainkan amanah intelektual, amanah moral, dan amanah peradaban,” tegas Muchlas.
Rektor juga mengingatkan bahwa seluruh capaian akademik dan teknologi harus tetap berpijak pada penguatan karakter serta nilai-nilai AIK. Ia mendorong agar akreditasi institusi 2027 disiapkan melalui penguatan budaya mutu yang berkelanjutan di setiap fakultas.
Dalam kesempatan tersebut, Muchlas turut menyampaikan apresiasi kepada Senat Fakultas, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, serta para dekan periode 2022–2026 yang telah berkontribusi mempertahankan predikat Akreditasi Unggul UAD.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Irwan Akib, mengapresiasi dedikasi dekan periode sebelumnya sekaligus menyampaikan harapan kepada pimpinan baru.
“Terima kasih atas pengabdian dan kerja kerasnya. Selamat kepada para dekan yang dilantik, semoga mampu mengemban amanah dan melakukan perbaikan ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif harus dibangun di atas kecerdasan, kejujuran, dan keteguhan prinsip, serta komunikasi yang menjunjung nilai saling memanusiakan dan memuliakan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Ikhwan Ahada, turut mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang mampu mengayomi sivitas akademika dengan berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah.
Pelantikan ini menegaskan komitmen UAD dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berintegritas. Dengan sinergi seluruh elemen, para dekan diharapkan mampu membawa fakultas masing-masing berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Berikut daftar dekan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk periode 2026–2030 :
- Fakultas Agama Islam: Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I.
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Dr. Sumaryanto, S.E., M.Si., Ak., C.A.
- Fakultas Psikologi: Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si.
- Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi: Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D.
- Fakultas Hukum: Prof. Dr. Fithriatus Shalihah, S.H., M.H.
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D.
- Fakultas Teknologi Industri: Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T.
- Fakultas Farmasi: Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si.
- Fakultas Kesehatan Masyarakat: Muhammad Syamsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D.
- Fakultas Kedokteran: dr. Moch. Junaidy Heriyanto, Sp.B., FINACS.
- Fakultas Sains dan Teknologi Terapan: Iwan Tri Riyadi Yanto, S.Si., M.IT., Ph.D.
Be the first to comment