Unisa Yogyakarta Buka Program Doktor Kebidanan Pertama di Indonesia

Unisa Yogyakarta Buka Program Doktor Kebidanan Pertama di Indonesia

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTAUniversitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta membuka Program Studi Kebidanan Program Doktor (S3), yang disebut sebagai program doktor kebidanan pertama di Indonesia. Pembukaan program tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan dan pengembangan keilmuan kebidanan di tingkat lanjut.

Program doktor tersebut resmi dibuka berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 867/B/O/2026 yang terbit pada 4 Agustus 2026.

Kuliah perdana Program Studi Kebidanan Program Doktor digelar di Hall Baroroh Baried, Unisa Yogyakarta, Jumat (18/9/2026), dengan mengangkat tema “Inovasi Kebidanan untuk Pemerataan Akses: Menjembatani Teknologi dan Pelayanan Berpusat pada Perempuan”.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Unisa Yogyakarta, Dewi Rokhanawati, mengatakan pembukaan program tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi institusi untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu kebidanan.

“Menjadi program S3 Kebidanan pertama di Indonesia tentu membawa kebanggaan tersendiri. Namun, status ini sekaligus menjadi amanah besar bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu kebidanan di tingkat nasional dan global,” ujar Dewi.

Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti, mengapresiasi kerja tim taskforce, dosen, dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pembukaan program doktor tersebut.

Menurut Warsiti, mahasiswa yang mengikuti program doktor kebidanan diharapkan tidak hanya mengembangkan kapasitas akademik, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan dan inovasi untuk menjawab persoalan kesehatan perempuan.

“Kami berharap para mahasiswa S3 ini tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga bisa lahir sebagai ilmuwan, inovator, sekaligus pemimpin yang mampu menawarkan solusi nyata bagi isu kesehatan perempuan,” tuturnya.

Orientasi tersebut sejalan dengan tema kuliah perdana yang menempatkan inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam konteks pemerataan akses pelayanan kesehatan yang berpusat pada perempuan.

Pada kuliah perdana tersebut, mahasiswa juga berdiskusi bersama tiga narasumber profesional mengenai perkembangan inovasi dalam pelayanan maternal. Diskusi diarahkan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan pelayanan kebidanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan perempuan.

Pembukaan Program Studi Kebidanan Program Doktor menjadi bagian dari pengembangan jenjang pendidikan kebidanan di Unisa Yogyakarta. Kehadiran program tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pengembangan riset dan keilmuan kebidanan pada jenjang doktoral.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply