Lulusan Teknik Sipil UMP Rintis Usaha Kuliner sejak Kuliah

Lulusan Teknik Sipil UMP Rintis Usaha Kuliner sejak Kuliah

WARTAPTM.ID, PURWOKERTO — Kuliah di Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tidak menghalangi Fina Herlinawati untuk mengembangkan usaha. Di sela aktivitas akademik, Fina merintis bisnis kuliner sejak semester dua hingga akhirnya memiliki kios sendiri menjelang wisuda.

Fina memulai usahanya dengan memanfaatkan kamar kos sebagai dapur untuk menyiapkan pesanan makanan secara daring. Waktu berjualan ia atur setelah aktivitas perkuliahan selesai, terutama sejak selepas magrib hingga malam hari.

“Sebagai mahasiswa Teknik Sipil, untuk mengatur waktu kuliah dan nugas saja ekstra banget. Tapi aku gunakan waktu kosong dari habis magrib sampai malam untuk berjualan online seperti baso aci dan mi jebew di kos-kosan,” jelasnya.

Selain berjualan secara daring, Fina memanfaatkan berbagai kegiatan di lingkungan kampus untuk memperluas pasar. Ia mengikuti sejumlah bazar dan membuka lapak pada berbagai kegiatan UMP.

Bagi Fina, berjualan bukan sekadar aktivitas sampingan. Ia memang memiliki ketertarikan pada dunia usaha, khususnya kuliner, sehingga mulai mencoba membangun bisnis sejak masih menjadi mahasiswa.

Perjalanan usaha Fina juga didukung oleh kesempatan yang diberikan UMP kepada mahasiswa untuk mengembangkan aktivitas kewirausahaan. Ia memanfaatkan sejumlah agenda kampus, seperti Sunday Morning (Sunmor), Pasar Ramadan, hingga berbagai kegiatan yang menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk berjualan.

Fina menilai kesempatan tersebut membantunya mengenalkan produk sekaligus mengembangkan pengalaman mengelola usaha.

“UMP itu kampus UMKM atau kampus wisata yang di mana mahasiswa diprioritaskan bagi yang ingin berusaha. Kami diberikan lapangan atau lapak untuk berjualan,” ujarnya.

Dukungan tersebut membuat aktivitas usaha yang awalnya dilakukan secara daring dan melalui bazar berkembang secara bertahap. Fina kemudian mulai berani membuka outlet fisik untuk memperluas usahanya.

“Alhamdulillah, dari pihak UMP sangat mendukung saya mulai dari berjualan online, ikut stand acara wisuda, acara balon udara UMP, Pasar Ramadan, hingga akhirnya saat ini aku bisa buka kios sendiri,” katanya.

Pengalaman Fina menunjukkan bahwa aktivitas kewirausahaan dapat berjalan berdampingan dengan proses pendidikan ketika mahasiswa mampu mengatur waktu dan memanfaatkan ruang yang tersedia di lingkungan kampus.

Menjelang wisuda yang dijadwalkan pada 3 Oktober, Fina tidak hanya membawa gelar akademik dari Teknik Sipil, tetapi juga pengalaman membangun usaha dari tahap awal.

Menurutnya, dukungan antarmahasiswa turut membantu perkembangan usaha kecil yang dirintis mahasiswa UMP. Interaksi jual beli di lingkungan kampus menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk saling mendukung usaha yang sedang dikembangkan.

“Aku benar-benar bangga banget jadi mahasiswa UMP. Antusiasme mahasiswanya sangat tinggi untuk saling tolong-menolong dalam jual beli UMKM, apalagi membantu teman-temannya yang memang lagi merintis usaha,” pungkasnya.

Kisah Fina menjadi salah satu gambaran bahwa pengalaman mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya dibentuk melalui ruang kelas. Bagi mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha, lingkungan kampus juga dapat menjadi ruang untuk menguji gagasan, membangun pasar, dan belajar mengelola usaha sejak dini.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply