Angkat Budaya Lokal, Unmuha Dorong Kesehatan Mental Lewat Permainan Tradisional

Angkat Budaya Lokal, Unmuha Dorong Kesehatan Mental Lewat Permainan Tradisional
Angkat Budaya Lokal, Unmuha Dorong Kesehatan Mental Lewat Permainan Tradisional.

WARTAPTM.ID, BANDA ACEH – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menghadirkan pendekatan kreatif dalam mengedukasi kesehatan mental melalui penyelenggaraan Festival Permainan Tradisional dan Kesehatan Mental, Rabu (10/6), di halaman kampus setempat.

Kegiatan ini mengusung tema pelestarian budaya sekaligus penguatan kebersamaan dan kesehatan mental, dengan melibatkan mahasiswa, siswa, serta masyarakat umum. Festival tersebut juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran pada mata kuliah Kesehatan Mental.

Dekan Fakultas Psikologi Unmuha, Hanna Amalia, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketergantungan generasi muda terhadap gawai yang berdampak pada minimnya aktivitas fisik dan interaksi sosial secara langsung.

“Kami memandang permainan tradisional memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional. Aktivitas ini mampu menghadirkan keceriaan yang berdampak pada kesehatan mental,” ujarnya.

Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif seperti sportivitas, kerja sama, serta kemampuan mengelola emosi dalam suasana yang menyenangkan.

Rektor Unmuha, Aslam Nur, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ruang interaksi sosial yang sehat di tengah perkembangan teknologi digital yang kian pesat.

“Permainan tradisional bukan sekadar nostalgia, tetapi sarana membangun karakter, kreativitas, dan kebersamaan generasi muda,” ungkapnya.

Festival ini melibatkan siswa tingkat SMA sederajat dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, kegiatan juga diramaikan oleh partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut menghadirkan berbagai produk lokal.

Beragam permainan tradisional diperlombakan dalam kegiatan ini, antara lain lompat tali, engklek, gasing, kelereng, bakiak, tarik tambang, serta permainan berbasis alat sederhana lainnya yang sarat nilai budaya.

Panitia menyediakan berbagai bentuk apresiasi bagi peserta, mulai dari sertifikat, piala, hingga hadiah menarik sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan semangat dalam melestarikan budaya lokal.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unmuha berharap nilai-nilai positif dari permainan tradisional dapat terus hidup dan menjadi alternatif aktivitas yang mendukung kesehatan mental, khususnya bagi generasi muda.

Be the first to comment

Leave a Reply