D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

WARTAPTM.ID, SEMARANG – Program Studi D3 Statistika Institut Teknologi Statistika dan Bisnis (ITESA) Muhammadiyah Semarang memperkuat kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) melalui rangkaian benchmarking yang melibatkan pakar, asosiasi profesi, alumni, pengguna lulusan, dan mahasiswa.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu statistika serta kebutuhan dunia kerja yang semakin berbasis data.

Salah satu rangkaian benchmarking dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) dengan menghadirkan Prof. Dr. Tarno, M.Si. dari asosiasi/FORSTAT dan Dr. Tatik Widiharih, M.Si. sebagai akademisi sekaligus pakar kurikulum.

Keduanya memberikan masukan terkait pengembangan kurikulum dari perspektif akademik dan asosiasi profesi. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan capaian pembelajaran dan struktur kurikulum D3 Statistika.

Proses benchmarking juga melibatkan pengguna lulusan dari berbagai sektor. Mereka antara lain Irma Nur Afifah, S.ST., M.Si. dari BPS Jawa Tengah, Asep Andri Fauzi, M.Si. dari Diskominfo Ciamis, Jihadul Fajri dari PT Indomarco/Indomaret, serta Tanti Yuliana dari PT Mustika Jaya Lestari.

Sementara dari unsur alumni, hadir Ahmad Zaenuri, A.Md. dari BPS, Annisa Zaini Utami, A.Md. dari Inspektorat Kabupaten Majalengka, dan Reyhan, A.Md. dari Shopee.

Keterlibatan pengguna lulusan dan alumni memberikan gambaran mengenai kesesuaian kompetensi yang diperoleh mahasiswa dengan kebutuhan di lapangan. Masukan tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan kompetensi praktis yang perlu diperkuat dalam pembelajaran.

Selain pakar, asosiasi, alumni, dan pengguna lulusan, mahasiswa D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang turut dilibatkan dalam proses evaluasi kurikulum.

Mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan pembelajaran dan pengalaman akademik yang mereka jalani. Perspektif tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kurikulum tidak hanya sesuai dengan kebutuhan industri, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang relevan.

Melalui rangkaian benchmarking tersebut, Prodi D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang berupaya menerapkan prinsip OBE dengan menempatkan capaian pembelajaran sebagai salah satu fokus utama pengembangan kurikulum.

Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diharapkan menghasilkan kurikulum yang mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi statistika, kemampuan pengolahan dan analisis data, serta kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen ITESA Muhammadiyah Semarang menjaga relevansi pendidikan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, dunia kerja, alumni, dan mahasiswa.

Be the first to comment

Leave a Reply