Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar di Ajang KMLI 2026

Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar di Ajang KMLI 2026
Tim Al Qorni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua gelar juara di Ajang KMLI 2026 (Foto. Tim Al Qorni)

WARTAPTM.ID, BANDUNG — Tim Al Qorni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih dua podium pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2026 di Politeknik Negeri Bandung. Tim mahasiswa UAD menempati peringkat ketiga pada kategori percepatan dan slalom.

Kompetisi tersebut berlangsung pada 20–25 September 2026. Capaian itu menjadi hasil dari proses riset dan persiapan tim dalam mengembangkan mobil listrik Adev 2 Super Nova yang digunakan dalam perlombaan.

Ketua Tim Al Qorni, Nayoko Hadi Sutandiyo, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil dari kerja tim yang telah dilakukan jauh sebelum kompetisi berlangsung.

Ia menjelaskan, persiapan menghadapi kategori percepatan dan slalom dilakukan dengan memperhitungkan berbagai aspek teknis, mulai dari pengaturan mekanik hingga sistem elektrik kendaraan.

“Keunggulan teknis yang dimiliki Adev 2 Super Nova adalah sudah berbekal mesin yang bagus, dan kami memiliki tim riset yang kompak untuk dapat mencapai target bersama-sama,” ujar Nayoko.

Perjalanan Tim Al Qorni menuju podium tidak berlangsung tanpa kendala. Menjelang keberangkatan menuju arena kompetisi, mobil Adev 2 Super Nova sempat mengalami crash. Tim kemudian melakukan perbaikan agar kendaraan dapat kembali digunakan sesuai jadwal keberangkatan.

Tantangan kembali muncul ketika tim tiba di sirkuit. Salah satu komponen utama kendaraan harus diganti pada hari loading in karena mengalami masalah. Kondisi tersebut menjadi lebih menantang karena aturan sirkuit tidak memungkinkan tim melakukan uji coba kendaraan kembali.

Selain persoalan teknis, tim juga harus beradaptasi dengan kondisi pembalap. Driver yang digunakan merupakan pembalap baru yang baru menjalani latihan selama dua minggu. Ia hanya memiliki kesempatan berlatih bersama driver senior selama satu hari.

Kondisi tersebut membuat proses adaptasi antara pembalap dan kendaraan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi perlombaan.

Pada kategori slalom, percobaan pertama Tim Al Qorni belum membuahkan hasil. Selain faktor pembalap baru, terdapat perbedaan kondisi yang cukup signifikan antara trek latihan dan trek perlombaan.

Namun, tim mampu melakukan evaluasi dan melanjutkan percobaan kedua. Adev 2 Super Nova akhirnya berhasil menyelesaikan kategori tersebut dan mengantarkan UAD meraih podium ketiga.

Nayoko menilai dukungan kampus menjadi bagian penting dalam perjalanan Tim Al Qorni mengikuti kompetisi. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk moral, pembiayaan, hingga penyediaan fasilitas untuk mendukung proses riset dan pengembangan kendaraan.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada universitas dan dosen pembimbing atas dukungan penuh yang diberikan. Baik dukungan moral, finansial, serta fasilitas berkelanjutan bagi Tim Al Qorni selama mengikuti even demi even,” katanya.

Capaian di KMLI 2026 sekaligus menjadi pengalaman bagi Tim Al Qorni untuk terus mengevaluasi kemampuan teknis dan memperkuat riset kendaraan listrik.

Ke depan, Nayoko berharap Tim Al Qorni dapat terus berkembang dan mengikuti berbagai kompetisi di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply