WARTAPTM.ID, TEGAL — Komitmen Tegal Muhammadiyah University (TMU) dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui program kolaboratif lintas disiplin. Dosen dari Program Studi Farmasi dan Informatika TMU menggelar pelatihan terpadu bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari RW 07, Desa Kesuben, pada Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema pelatihan pembuatan jahe secang instan, teknik penyimpanan dan pengemasan produk, serta pengenalan pemasaran digital. Program tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi.
Dalam sesi praktik, peserta mendapatkan pendampingan langsung dalam mengolah jahe dan secang menjadi minuman herbal instan. Produk ini dinilai memiliki potensi sebagai komoditas unggulan karena bahan bakunya mudah diperoleh, memiliki manfaat kesehatan, serta relevan dengan tren konsumsi masyarakat terhadap produk herbal alami.
Selain itu, tim pengabdian juga memberikan edukasi mengenai teknik penyimpanan dan pengemasan produk yang baik dan higienis. Materi ini menjadi penting untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga, memiliki daya simpan yang lebih lama, serta meningkatkan daya tarik konsumen melalui kemasan yang representatif.
Dari sisi teknologi, kontribusi dosen Informatika difokuskan pada pengenalan strategi pemasaran digital. Peserta dibekali pemahaman dasar mengenai pemanfaatan media sosial dan platform online sebagai sarana promosi produk. Dengan pendekatan ini, anggota KWT diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar tanpa terbatas oleh wilayah geografis.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat tinggi. Anggota KWT aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari praktik produksi hingga diskusi mengenai peluang usaha berbasis potensi lokal.
Tim pelaksana berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Integrasi antara aspek produksi, pengemasan, dan pemasaran digital menjadi kunci dalam memperkuat daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
Melalui kolaborasi lintas keilmuan ini, TMU terus mendorong model pemberdayaan masyarakat yang komprehensif—tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
Be the first to comment