Padukan Batik dan Embroidery, Tim dari UMPWR Raih Juara 1 KMI Expo XVII 2026

Padukan Batik dan Embroidery, Tim dari UMPWR Raih Juara 1 KMI Expo XVII 2026

WARTAPTM.ID, PURWOREJO — Tim kewirausahaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), Dehiera, meraih Juara 1 KMI Expo XVII 2026 kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Bertumbuh.

Prestasi tersebut diraih melalui produk fashion bertajuk “Threads of Batik and Whispers of Embroidery”, yang memadukan karakter batik dengan teknik embroidery dalam produk fashion kreatif.

Penghargaan diberikan dalam malam awarding KMI Expo XVII 2026 di Graya Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kamis (1/10/2026).

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Dehiera yang sebelumnya mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UMPWR 2026. Melalui program tersebut, tim mengembangkan produk sekaligus memperoleh pendampingan dalam proses pengelolaan usaha.

Dehiera beranggotakan Dini Aprilia dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Aulia Fatimatuz Zahra dari Pendidikan Fisika, Baniyah dari Pendidikan Ekonomi, Sabrina Putri Ramadhani dari Hukum, serta Indah Ramadhanti dari Pendidikan Bahasa Inggris.

Produk yang dikembangkan menggabungkan batik dan embroidery sebagai elemen utama. Pendekatan tersebut menjadi upaya tim mempertahankan karakter budaya dalam produk fashion sekaligus mengemasnya melalui desain yang lebih kreatif dan sesuai dengan perkembangan pasar.

Dalam proses pengembangan usaha, Dehiera mendapat pendampingan dari dosen Anita Rinawati dan Dyah Panuntun Utami. Tim juga memperoleh pendampingan dari Unit Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (UKIB) UMPWR yang dipimpin Susi Widjajani.

Kepala UKIB UMPWR Susi Widjajani mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari proses yang dijalani Dehiera sejak mengikuti P2MW.

“Dehiera ini berproses dari P2MW, kemudian terus kami dampingi bersama dosen pendamping. Ada banyak hal yang mereka pelajari, mulai dari pengembangan produk, pengelolaan usaha, sampai bagaimana mempresentasikan bisnisnya,” ujarnya.

Menurut Susi, penghargaan di KMI Expo menjadi capaian dari proses tersebut sekaligus dorongan bagi tim untuk mengembangkan usaha lebih lanjut.

Rektor UMPWR, Teguh Wibowo, mengapresiasi capaian Dehiera. Ia menilai pengalaman membawa produk ke kompetisi nasional menjadi bagian penting dari pembelajaran kewirausahaan mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar tentang kewirausahaan di dalam kelas, tetapi juga berani membawa ide dan produknya ke tingkat nasional. Ini sejalan dengan komitmen UMPWR untuk terus mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan mampu menghasilkan karya yang berdampak,” ungkap Teguh.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMPWR, Budi Setiawan, mengatakan proses yang dijalani Dehiera mempertemukan kreativitas mahasiswa dengan pendampingan dan kesempatan berkompetisi.

“Kami tentu sangat mengapresiasi perjuangan tim Dehiera. Mereka tidak berhenti pada ide, tetapi berproses sampai produknya bisa bersaing di ajang nasional,” katanya.

Dosen pendamping Dehiera, Anita Rinawati, mengatakan perjalanan tim tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman dalam mengembangkan ide, membangun produk, dan bekerja sebagai tim.

“Anak-anak sudah melalui proses yang cukup panjang. Mereka belajar bagaimana mengembangkan ide, membangun produk, bekerja sebagai tim, sekaligus menghadapi kompetisi,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi anggota Dehiera untuk mengembangkan usaha setelah KMI Expo.

Bagi Dehiera, Juara 1 KMI Expo XVII 2026 menjadi bagian dari perjalanan pengembangan “Threads of Batik and Whispers of Embroidery”. Produk tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengolah unsur budaya menjadi karya kreatif dan mengujinya melalui kompetisi kewirausahaan tingkat nasional.

Capaian Dehiera menunjukkan bagaimana proses pembinaan kewirausahaan di perguruan tinggi dapat mempertemukan ide mahasiswa, pendampingan bisnis, pengembangan produk, dan pengalaman berkompetisi. Bagi UMPWR, proses tersebut menjadi bagian dari upaya memberi ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus pengalaman berwirausaha.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply