WARTAPTM.ID, PURWOREJO — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Predikat tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 277/DE/A.5/LAMEMBA-U/IX/2026 tertanggal 4 September 2026. Kabar capaian itu diterima UMPWR pada Senin (7/9/2026).
Capaian Prodi Manajemen menambah deretan program studi UMPWR yang memperoleh predikat Unggul. Sebelumnya, tiga program studi dari lingkungan UMPWR juga meraih predikat serupa dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada awal September 2026.
Bertambahnya program studi berstatus Unggul menjadi bagian dari upaya UMPWR memperkuat budaya mutu sekaligus memantapkan langkah menuju Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul.

Rektor UMPWR Teguh Wibowo, menyambut capaian tersebut dengan mengapresiasi kerja bersama seluruh sivitas akademika.
“Alhamdulillah, ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi UMPWR. Setelah tiga program studi dari LAMDIK mendapatkan predikat Unggul pada awal September 2026 ini, sekarang Prodi Manajemen juga meraih predikat yang sama dari LAMEMBA. Tentu ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, tetapi buah dari kerja bersama seluruh sivitas akademika,” ujarnya.
Menurut Teguh, bertambahnya program studi dengan predikat Unggul menjadi modal bagi UMPWR untuk terus meningkatkan kualitas perguruan tinggi secara menyeluruh.
“Akreditasi Unggul bukan akhir dari perjalanan. Justru ini menjadi motivasi untuk terus menjaga mutu dan melakukan perbaikan. Bertambahnya program studi yang meraih Unggul semakin memantapkan langkah UMPWR menuju APT Unggul,” tambahnya.
Dekan Fakultas Ekonomi UMPWR Intan Puspitasari, mengatakan predikat Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra.
“Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Predikat Unggul dari LAMEMBA menjadi bukti bahwa ikhtiar yang dilakukan Prodi Manajemen bersama fakultas dan universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan mulai membuahkan hasil,” katanya.
Menurut Intan, capaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai predikat. Prodi Manajemen justru perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan setelah memperoleh status Unggul.
“Setelah mendapatkan predikat Unggul, tantangannya tentu bagaimana mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas. Capaian ini harus menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan layanan pendidikan yang lebih baik dan menyiapkan lulusan yang kompeten serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Senada, Kaprodi Manajemen UMPWR Hardin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses akreditasi. Menurutnya, predikat Unggul merupakan hasil kerja yang dibangun melalui proses persiapan, evaluasi, dan perbaikan secara bertahap.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerja keras dalam proses akreditasi ini. Banyak hal yang harus dipersiapkan, dievaluasi, dan diperbaiki. Semua itu tidak mungkin dilakukan sendiri. Predikat Unggul ini menjadi kebanggaan, tetapi sekaligus tanggung jawab bagi Prodi Manajemen untuk terus berbenah,” tuturnya.
Hardin menegaskan, Prodi Manajemen akan melanjutkan penguatan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, dan layanan mahasiswa.
“Kami ingin predikat ini tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi pengembangan prodi. Ke depan, kami akan terus memperkuat pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, maupun layanan kepada mahasiswa,” katanya.
Bagi UMPWR, capaian tersebut menjadi bagian dari proses berkelanjutan dalam membangun mutu pendidikan dan tata kelola perguruan tinggi. Predikat Unggul sekaligus membawa tanggung jawab baru bagi Prodi Manajemen untuk mempertahankan kualitas dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Dengan bertambahnya program studi berpredikat Unggul, UMPWR terus mempersiapkan penguatan mutu di tingkat institusi sebagai bagian dari ikhtiar menuju APT Unggul.

Be the first to comment