UAD Tuan Rumah Silaturahmi dan Buka Bersama LKSA Muhammadiyah ’Aisyiyah se-DIY

UAD Tuan Rumah Silaturahmi dan Buka Bersama LKSA Muhammadiyah ’Aisyiyah se-DIY
Silaturahmi bersama LKSA Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah ’Aisyiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut dipusatkan di Masjid Islamic Center UAD dan menjadi bagian dari rangkaian penguatan ukhuwah serta kepedulian sosial di lingkungan persyarikatan.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY (PWM DIY), Zainal Arifin. Ia menjelaskan bahwa UAD merupakan tuan rumah ketiga dalam agenda buka bersama LKSA DIY tahun ini, setelah sebelumnya digelar di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

“Agenda buka bersama ini sebelumnya sudah dilaksanakan di UNISA, UMY, dan hari ini diselenggarakan di UAD,” ujarnya.

Zainal juga menyinggung semangat akses pendidikan tinggi yang diusung UAD melalui tagline #Semua Bisa Kuliah. Menurutnya, pesan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan optimisme anak-anak panti asuhan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan meraih cita-cita.

Sementara itu, Kepala Bidang Kemasyarakatan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Muh. Saeful Effendi, menyampaikan bahwa kampus berkolaborasi dengan Lazismu UAD dalam penyaluran bantuan kepada peserta.

“Kami bekerja sama dengan Lazismu UAD untuk memberikan bingkisan berupa alat tulis dan alat mandi. Selain itu, UAD juga menyediakan beasiswa bagi siswa penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.

Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh pimpinan UAD bersama Ketua Lazismu UAD kepada sejumlah perwakilan panti asuhan, di antaranya Panti Asuhan Abdul Alim Imogiri, Panti Asuhan Ahmad Dahlan Kulon Progo, dan Panti Asuhan A.R. Fachruddin Kulon Progo.

Ketua PWM DIY, Nurahman Gazali, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 24 panti asuhan yang berada di bawah naungan LKSA DIY. Keberadaan LKSA tersebut menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dan ’Aisyiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang berkelanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kajian Ramadan bertema “Ramadan Madrasah Kehidupan” yang disampaikan oleh Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno. Kajian tersebut menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah ritual, melainkan juga ruang pembinaan karakter, penguatan empati, dan peneguhan nilai kepedulian sosial.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*