UMMI Perkuat Kemandirian Pangan, Bagikan Ratusan Paket Sayur dari Petani Lokal

UMMI Perkuat Kemandirian Pangan, Bagikan Ratusan Paket Sayur dari Petani Lokal
UMMI Perkuat Kemandirian Pangan, Bagikan Ratusan Paket Sayur dari Petani Lokal.

WARTAPTM.ID, SUKABUMI – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) terus menunjukkan perannya sebagai kampus yang berdampak melalui program pemberdayaan masyarakat. Melalui inisiatif Bula Beli Bela Petani yang diinisiasi Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, ratusan paket sayuran dari petani lokal dibagikan kepada masyarakat, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-23 UMMI sekaligus wujud nyata dukungan terhadap petani lokal dan penguatan kemandirian pangan di wilayah Sukabumi.

Dalam program tersebut, dosen dan mahasiswa Agribisnis secara langsung membeli hasil panen petani untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat. Skema ini tidak hanya membantu petani dalam memasarkan produk, tetapi juga memangkas rantai distribusi sehingga nilai ekonomi lebih optimal dirasakan oleh petani.

Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis, Rafli Rasyid Pratama, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun kesadaran publik agar lebih berpihak pada produk pertanian lokal.

“Kami ingin mendorong masyarakat untuk membeli langsung dari petani, sehingga manfaat ekonominya benar-benar kembali kepada mereka,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menarik minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menurutnya, ketika pertanian memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan, maka peluang lahirnya petani muda dari kalangan milenial dan Gen-Z akan semakin besar.

UMMI Perkuat Kemandirian Pangan, Bagikan Ratusan Paket Sayur dari Petani Lokal.

Apresiasi juga datang dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya, Asep Suhendar, yang mengaku terbantu dengan program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Ketua Program Studi Agribisnis UMMI, Endang Tri Astutiningsih, menyampaikan bahwa Bula Beli Bela Petani merupakan program berkelanjutan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan. Hingga tahap kedua tahun ini, lebih dari 300 paket sayuran telah berhasil disalurkan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung petani sekaligus mendorong pertanian berkelanjutan. Seluruh produk dibeli langsung dari petani, sehingga membantu mereka dalam distribusi hasil panen,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Selain memahami kondisi riil sektor pertanian, mahasiswa juga dilatih untuk memiliki kepedulian sosial serta kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung konsep kampus berdampak, UMMI tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi persoalan masyarakat. Melalui kolaborasi antara kampus, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, UMMI terus mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Program Bula Beli Bela Petani dijadwalkan kembali digelar pada 12 Juni 2026 dengan cakupan distribusi yang lebih luas. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tingkat lokal.

Be the first to comment

Leave a Reply