UMP Perkuat Jejaring Akademik Global melalui ICBAE 2026

UMP Perkuat Jejaring Akademik Global melalui ICBAE 2026

WARTAPTM.ID, BANGKOK — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) memperluas jejaring akademik internasional melalui The 5th International Conference on Business, Accounting, and Economics (ICBAE) 2026 yang digelar di Kasetsart University, Bangkok, Thailand, pada 27–28 Agustus 2026.

ICBAE 2026 mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi dari sejumlah negara. Konferensi ini menjadi bagian dari kolaborasi antara UMP dan Universitas Muhammadiyah Palembang dari Indonesia, INTI International University dari Malaysia, serta Kasetsart University dari Thailand.

Mengusung tema “Sustainability and Web 3.0: Bridging Technology, Economy, Environment and Society for Sustainable Business Innovation in the Digital Age”, konferensi membahas keterkaitan perkembangan teknologi digital dengan keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.

Bagi FEB UMP, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan dan hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang pengembangan kerja sama akademik lintas negara, terutama dalam bidang riset, pendidikan, dan inovasi.

Dekan FEB UMP Prof. Dr. Naelati Tubastuvi, S.E., M.Si., mengatakan penyelenggaraan ICBAE 2026 menjadi momentum untuk memperkuat jejaring internasional secara berkelanjutan.

“ICBAE 2026 bukan hanya menjadi ruang untuk pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi di bidang riset, pendidikan, serta inovasi. Kami berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang bermakna bagi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Konferensi menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai negara dan institusi. Sesi keynote diisi Prof. Agus Pulung Sasmito, Ph.D. dari McGill University, Kanada; Prof. Renato Pereira, Ph.D. dari ISCTE Business School, Portugal; Prof. Nurul Indarti, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada; serta Boy Arvadino Hadisantoso, CEO BARKA, Indonesia.

Selain itu, hadir Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D. dari FEB UMP; Dr. Pavinee Rerkjittirat dari Kasetsart University, Thailand; Prof. Dr. Sam Toong Hai dari INTI International University, Malaysia; serta Prof. Dr. Sri Rahayu dari Universitas Muhammadiyah Palembang.

Para peserta kemudian mengikuti Concurrent Sessions untuk mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penelitian dalam forum akademik internasional. Rangkaian kegiatan juga mencakup Sharing Session on University Rankings dan Awarding Session.

Kolaborasi yang terbangun melalui ICBAE 2026 juga diarahkan pada penguatan ekosistem riset dan publikasi akademik. Sejumlah outlet publikasi yang disebut dalam konferensi antara lain Australasian Accounting, Business and Finance Journal yang terindeks Scopus Q2, Paper Asia Scopus Q3, Management and Accounting Review Scopus Q4, Springer Proceedings in Business and Economics, Atlantis Proceedings, serta sejumlah jurnal terindeks SINTA.

Penguatan jejaring tersebut sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi riset sekaligus meningkatkan keterhubungan hasil penelitian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Tema ICBAE 2026 juga menempatkan kemitraan global sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand menjadi salah satu bentuk kerja sama akademik lintas negara yang dibangun melalui konferensi ini.

Pembahasan mengenai keberlanjutan, pertumbuhan ekonomi, dan inovasi teknologi juga diarahkan pada isu yang berkaitan dengan SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Melalui ICBAE 2026, FEB UMP bersama mitra internasional mendorong pengembangan gagasan mengenai pemanfaatan teknologi, termasuk Web 3.0, dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan, inklusif, dan inovatif.

Konferensi tersebut sekaligus memperkuat upaya FEB UMP memperluas konektivitas akademik di tingkat global melalui pertemuan ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta peluang kolaborasi riset dan pendidikan lintas negara.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply