UMPWR Sambut Mahasiswa Baru 2026, Tekankan Karakter dan Dampak

UMPWR Sambut Mahasiswa Baru 2026, Tekankan Karakter dan Dampak

WARTAPTM.ID, PURWOREJOUniversitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mengawali perjalanan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dengan menekankan pentingnya karakter, nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta keberanian untuk memberi dampak bagi lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKKMB) dan Masa Ta’aruf (Masta) UMPWR yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 September 2026. Kegiatan diikuti mahasiswa baru dari jalur reguler, transfer, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan program karyawan.

Mengusung tema “Generasi Unggul Berdampak bagi Semesta”, rangkaian PPKKMB dan Masta menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, lingkungan kampus, sekaligus nilai yang menjadi bagian dari identitas UMPWR.

Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., mengatakan memasuki perguruan tinggi berarti memasuki fase baru yang menuntut mahasiswa untuk terus berkembang.

“Menjadi mahasiswa berarti siap berubah. Jadilah mahasiswa yang memiliki karakter. Jangan hanya menjadi mahasiswa ‘kuliah-pulang’, tetapi jadilah generasi yang membawa perubahan,” pesannya.

Menurut Teguh, proses menjadi mahasiswa tidak cukup hanya dengan mengejar capaian akademik. Mahasiswa juga perlu membangun sikap, kemampuan berinteraksi, serta tanggung jawab terhadap lingkungan di sekitarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk menjadikan nilai-nilai Muhammadiyah serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari kehidupan selama menjalani pendidikan di UMPWR.

Selain itu, mahasiswa diminta menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater. Sikap saling menghormati terhadap dosen, tenaga kependidikan, sesama mahasiswa, dan seluruh warga kampus juga menjadi bagian yang ditekankan.

“Jauhi kekerasan, perundungan, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan Saudara,” tegasnya.

Teguh juga mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan media sosial karena aktivitas di ruang digital dapat meninggalkan jejak yang menjadi bagian dari perjalanan kehidupan mereka.

“Jangan takut gagal. Yang harus ditakuti adalah berhenti belajar dan berhenti berusaha. Dan yang paling penting, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan menjadi mahasiswa,” ujarnya.

Ketua Panitia PPKKMB dan Masta 2026 UMPWR, Galih Bagas Soesilo, S.H., LL.M., mengatakan tema kegiatan merupakan harapan agar mahasiswa baru tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas.

“Tema ini merupakan bagian dari doa-doa kami untuk universitas, untuk mahasiswa baru, dan untuk seluruh civitas akademika. Semoga dari sini lahir generasi unggul yang mampu memberikan dampak bagi semesta,” ujarnya.

Ketua BPH UMPWR, Drs. H. Muh. Hamidi, M.Pd., juga menyebut PPKKMB dan Masta sebagai titik awal perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami untuk menerima adik-adik semua di UMPWR. PPKKMB dan Masta ini adalah titik awal perjalanan kalian di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, UMPWR akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Selama tiga hari, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang dirancang untuk mengenalkan kehidupan kampus sekaligus membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi.

Hari pertama diisi dengan penyambutan mahasiswa, Opening Ceremony, Kampus Menyapa, pengenalan layanan mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.

Pada hari kedua, mahasiswa diperkenalkan lebih jauh dengan identitas dan kehidupan organisasi Muhammadiyah melalui materi “Gen Muhammadiyah: Menentukan Identitas Islam Berkemajuan di Kampus Peradaban”, Muhammadiyah Time, serta “Menjadi Mahasiswa Muhammadiyah yang Berilmu, Berkarakter, dan Berkemajuan”.

Rangkaian tersebut dilengkapi pengenalan organisasi otonom Muhammadiyah melalui penampilan dan orasi mahasiswa.

Sementara itu, hari ketiga diarahkan pada pengembangan potensi dan kesiapan mahasiswa menjalani kehidupan kemahasiswaan. Materi yang diberikan antara lain kewirausahaan mahasiswa, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), serta Bimbingan dan Kemahasiswaan (Bimawa).

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai UKM melalui UKM Stand yang digelar di kampus timur dan barat.

Rangkaian PPKKMB dan Masta ditutup dengan kegiatan refleksi, pengukuhan mahasiswa baru melalui pemakaian jas almamater, pemberian penghargaan, dan penutupan.

Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak berhenti pada tahap mengenal lingkungan kampus. Mereka juga mulai memahami budaya akademik, identitas Muhammadiyah, ruang pengembangan diri, serta tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar UMPWR.

Dengan demikian, tema “Generasi Unggul Berdampak bagi Semesta” tidak berhenti sebagai tema penyambutan, tetapi menjadi arah awal bagi mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan dengan karakter, kompetensi, dan kebermanfaatan.

BSI Emas Capek Kerja

Be the first to comment

Leave a Reply