WARTAPTM.ID, MEDAN — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi mengakuisisi penyelenggaraan pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan sebagai bagian dari penguatan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi, Selasa (7/7/2026).
Penyerahan kepemilikan STIKes Indah Medan dilakukan oleh Ketua Yayasan, Rizki Ramadhan Hasibuan, bersama Badan Pembina Abdul Haris Hasibuan dan jajaran keluarga, yang kemudian diterima oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Agussani.
Prosesi akuisisi ditandai dengan ikrar dan penandatanganan berita acara yang turut disaksikan perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Harun Jokoprayitno, serta pimpinan UMSU dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara.
Rektor UMSU, Akrim Lubis, menjelaskan bahwa penggabungan STIKes Indah Medan akan memperkuat kapasitas institusi, khususnya dalam pengembangan bidang kesehatan di lingkungan kampus.
“STIKes Indah Medan akan menjadi bagian dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMSU. Dengan demikian, pengelolaannya terintegrasi dalam sistem kelembagaan UMSU sebagai amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola, layanan pendidikan, serta pengembangan akademik secara berkelanjutan.
Terdapat empat program studi yang dialihkan pengelolaannya, yakni Diploma Tiga (D3) Keperawatan, D3 Kebidanan, D3 Farmasi, serta program Sarjana (S1) Farmasi. Seluruh program tersebut tetap berjalan dan mulai membuka penerimaan mahasiswa baru sejak proses akuisisi dilakukan.
“Artinya, masyarakat tetap dapat mengakses program studi tersebut baik melalui STIKes Indah Medan maupun UMSU, dengan jaminan kualitas yang terus ditingkatkan,” jelasnya.
Rektor juga mengungkapkan bahwa proses akuisisi berlangsung relatif cepat sebagai bentuk kepercayaan pihak yayasan kepada UMSU sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah.
Hal tersebut diamini oleh Badan Pembina Yayasan, Abdul Haris Hasibuan, yang menyatakan keyakinannya terhadap tata kelola Muhammadiyah dalam mengelola pendidikan.
“Kami percaya UMSU di bawah Muhammadiyah mampu mengelola dan mengembangkan pendidikan ini dengan amanah dan lebih baik ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Harun Jokoprayitno, menyambut positif langkah strategis tersebut sebagai bagian dari penguatan jaringan pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Ia menilai akuisisi ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis nilai-nilai Persyarikatan.
“Penguatan kelembagaan seperti ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah,” ujarnya.
Melalui akuisisi ini, UMSU menegaskan komitmennya dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan kesehatan serta menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, terintegrasi, dan berdaya saing.
Be the first to comment