Wisuda ke-87 Unismuh Makassar, 692 Lulusan Siap Mengabdi dan Perkuat Reputasi Global Kampus

Wisuda ke-87 Unismuh Makassar, 692 Lulusan Siap Mengabdi dan Perkuat Reputasi Global Kampus
Wisuda ke-87 Unismuh Makassar, 692 Lulusan Siap Mengabdi dan Perkuat Reputasi Global Kampus

Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menegaskan perannya dalam penguatan pendidikan tinggi Muhammadiyah melalui Wisuda ke-87 yang digelar di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh, Senin, 16 Februari 2026. Sebanyak 692 wisudawan resmi dikukuhkan dalam momentum akademik yang sekaligus menandai konsistensi kampus ini membangun reputasi di tingkat global.

Rektor Unismuh Makassar, Abd. Rakhim Nanda menegaskan bahwa capaian lulusan tidak berhenti pada perolehan gelar. Menurutnya, wisuda merupakan awal dari tanggung jawab pengabdian di tengah masyarakat.

“Prestasi hari ini bukan garis akhir, melainkan titik awal pengabdian,” ujarnya di hadapan orang tua wisudawan, sivitas akademika, dan para tamu undangan.

Ia menambahkan bahwa para lulusan membawa amanah ilmu yang harus diwujudkan melalui integritas, karakter, dan kontribusi nyata di ruang-ruang profesional maupun sosial.

Berdasarkan data PDDIKTI periode 2000–2025, jumlah alumni Unismuh Makassar telah mencapai 126.013 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Rakhim menilai angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan jejaring pengabdian yang memperkuat posisi Unismuh sebagai bagian dari ekosistem Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Jejaring alumni ini, menurutnya, menjadi modal sosial penting dalam memperluas kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan, profesi, dan pelayanan publik.

Menuju Universitas Riset Bereputasi Internasional

Rektor juga memaparkan peta jalan pengembangan institusi. Setelah fase penguatan sebagai universitas bereputasi nasional pada 2020–2024, Unismuh kini memasuki fase pengembangan sebagai universitas riset dan bereputasi internasional pada periode 2024–2028.

Fokus pengembangan tersebut meliputi penguatan riset, peningkatan publikasi ilmiah, serta digitalisasi pembelajaran yang ditopang standar mutu ISO 21001:2018.

Pengakuan internasional mulai tercermin dari sejumlah pemeringkatan global. Unismuh Makassar tercatat dalam QS Asia University Rankings pada rentang Asia Rank 1201–1300, berada di peringkat 53 nasional, serta peringkat keenam PTMA secara nasional. Kampus ini juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur yang masuk dalam pemeringkatan tersebut.

Selain itu, dalam Times Higher Education Impact Rankings, Unismuh berada pada rentang peringkat dunia 1001–1500, menempati peringkat keempat PTMA dan ke-16 perguruan tinggi swasta di Indonesia. Capaian ini kembali menempatkan Unismuh sebagai PTS terbaik di Indonesia Timur dalam daftar tersebut.

Sebaran Lulusan dan Apresiasi Akademik

Pada Wisuda ke-87 ini, lulusan berasal dari delapan fakultas. Fakultas Agama Islam meluluskan 159 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 146 orang, Fakultas Teknik 96 orang, FKIP 80 orang, FISIPOL 71 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 69 orang, Pascasarjana 40 orang, serta Fakultas Pertanian 31 orang.

Unismuh juga memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik tingkat universitas. Peringkat pertama diraih Sapna Salsabila (Prodi Manajemen, FEB), disusul Hana Tuo (Prodi Hukum Ekonomi Syariah, FAI), dan Nurmisba (Prodi Informatika, Fakultas Teknik).

Ketiganya memperoleh beasiswa studi magister dan prioritas menjadi dosen Unismuh setelah menyelesaikan pendidikan S2. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya regenerasi akademik dan penguatan sumber daya dosen di lingkungan PTMA.

Di tingkat fakultas, penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing unit dengan capaian IPK dan masa studi yang kompetitif. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Sulawesi Selatan hingga Papua Barat, yang mencerminkan daya tarik Unismuh secara regional dan nasional.

Menutup pidatonya, Rakhim mengingatkan bahwa gelar akademik bukan hanya capaian personal, melainkan mandat sosial yang harus diwujudkan melalui karya dan pengabdian.

“Anda adalah agen perubahan. Anda adalah agen keberlanjutan. Anda adalah generasi Muhammadiyah abad kedua.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa lulusan Unismuh Makassar diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan aktif dalam gerakan pencerahan Muhammadiyah, membawa nilai keislaman, profesionalisme, dan keberlanjutan di tengah dinamika masyarakat global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*