UAD Kirim Sepuluh Mahasiswa Ikuti Program SEA Teacher di Filipina

UAD Kirim Sepuluh Mahasiswa Ikuti Program SEA Teacher di Filipina
Pelepasan mahasiswa outbound SEA Teacher Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mahasiswa outbound SEA Teacher)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperluas kiprah internasional mahasiswanya dengan melepas 10 peserta Program SEA Teacher (Southeast Asian Teacher Project) Batch 11 Tahun Akademik 2025/2026. Pelepasan digelar di Educator Hall Kampus 4 UAD, Kamis (8/1/2026), dan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, orang tua, serta mahasiswa peserta.

SEA Teacher merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru di kawasan Asia Tenggara yang diinisiasi oleh SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization). Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan praktik mengajar langsung di luar negeri sekaligus memperluas pengalaman akademik dan lintas budaya.

Koordinator Tim SEA Teacher FKIP UAD, Aan Hendroanto, menjelaskan bahwa seluruh peserta akan ditempatkan di lima perguruan tinggi mitra di Filipina, yakni Capiz State University, West Visayas State University, Adamson University, University of Saint La Salle, dan Central Luzon State University. Sepuluh mahasiswa tersebut berasal dari berbagai program studi, terdiri atas tujuh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, serta masing-masing satu mahasiswa dari Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan PPKn.

Filipina dipilih sebagai tujuan karena penggunaan bahasa Inggris yang kuat dalam lingkungan akademik dan pendidikan. Kondisi ini dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kompetensi mengajar mahasiswa dalam konteks internasional. Selama satu bulan, para peserta akan menjalani praktik mengajar di sekolah-sekolah mitra.

“Program ini memberi pengalaman berharga yang tidak hanya berkaitan dengan praktik mengajar, tetapi juga pembelajaran budaya dan jejaring internasional,” ujar Aan.

Sebelum keberangkatan pada 12 Januari 2026, FKIP UAD telah membekali mahasiswa melalui pre-departure training sebanyak tujuh pertemuan. Pembekalan tersebut mencakup kesiapan akademik, penguatan kemampuan bahasa, pemahaman budaya, serta penanaman karakter dan nilai keislaman.

Perwakilan mahasiswa peserta, Tsalsa Rosyanda Putri dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan bahwa program SEA Teacher menjadi ruang penting untuk mengasah profesionalisme sebagai calon pendidik sekaligus melatih kemandirian dan kemampuan komunikasi lintas budaya.

Sementara itu, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, menegaskan bahwa pengalaman internasional merupakan bekal strategis bagi calon guru di era global. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring, memperluas wawasan, serta menampilkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam praktik pendidikan.

Pelepasan mahasiswa dilakukan secara simbolis oleh pimpinan fakultas sebagai penanda dimulainya misi akademik internasional mahasiswa FKIP UAD di Filipina. Melalui program ini, FKIP UAD meneguhkan komitmennya dalam menyiapkan calon guru yang berdaya saing global, berwawasan internasional, dan berkarakter Islami.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*