Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan pelepasan diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD pada Kamis (29/1/2026) di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD.
Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN UAD, Muhammad Hamdi, melaporkan bahwa jumlah mahasiswa yang diterjunkan pada periode ini mencapai 1.735 orang. Peserta tersebut terdiri atas 1.121 mahasiswa KKN Reguler, 597 mahasiswa KKN Alternatif, serta 17 mahasiswa KKN Anak Bangsa.
Program KKN UAD 2025/2026 dilaksanakan di sejumlah wilayah, meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur. KKN Reguler ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul (DIY), serta Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Sementara itu, KKN Alternatif disebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Adapun KKN Anak Bangsa dilaksanakan di Kecamatan Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Muhammad Hamdi menegaskan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya bertujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran UAD sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada kebermanfaatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui KKN ini, kami berharap mahasiswa mampu mengembangkan potensi diri sekaligus membawa nama baik Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi unggul yang hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Sunardi, berpesan agar mahasiswa benar-benar menyelami kehidupan masyarakat selama menjalankan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak cukup sebatas menjalankan program, tetapi harus diiringi dengan sikap membaur, berempati, dan membangun komunikasi yang baik.
“Selami kehidupan mereka, bantu mereka, ajak berpikir bersama, dan berkontribusilah dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan komunikasi yang baik,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan pelepasan ditandai dengan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi diterjunkannya peserta KKN ke lokasi pengabdian. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran serta keselamatan seluruh mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian di masyarakat.
Be the first to comment