Perkuat Standar Pengajaran TOEFL, Training Pengajar Bahasa Inggris Nasional Resmi Digelar

Perkuat Standar Pengajaran TOEFL, Training Pengajar Bahasa Inggris Nasional Resmi Digelar
Pembukaan Training of Trainers bagi Pengajar Bahasa Inggris di Lembaga Bahasa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Kamis (5/2/2026).

Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terus memperkuat kualitas pengajaran bahasa Inggris sebagai bagian dari agenda internasionalisasi pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Training of Trainers (ToT) Pengajar Bahasa Inggris Lembaga Bahasa PTMA se-Indonesia yang resmi dibuka pada Kamis, 5 Februari 2026, di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Indonesian International Education Foundation (IIEF), Asosiasi Pusat Bahasa PTMA (APUSBA), dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 5–6 Februari 2026, dengan melibatkan 49 dosen, instruktur, dan pengajar lembaga bahasa dari PTMA di seluruh Indonesia.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Saefurrohman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi teknis pengajar, tetapi juga memperkuat jejaring antar lembaga bahasa PTMA.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahim antar lembaga bahasa PTMA di seluruh Indonesia. UMP merasa terhormat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Training of Trainers ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan kesiapan UMP dari sisi infrastruktur dan akademik dalam mendukung pelaksanaan pelatihan dan agenda pengembangan bahasa Inggris di lingkungan PTMA.

Perwakilan Indonesian International Education Foundation (IIEF), Hasanudin, menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi PTMA melalui penyelenggaraan tes bahasa Inggris yang terstandar.

“IIEF hadir sebagai jembatan bagi PTMA dalam menjalankan tes TOEFL yang terstandar. Harapannya, kolaborasi dengan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas, baik bagi mahasiswa maupun dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengajaran bahasa Inggris berbasis persiapan TOEFL penting untuk memastikan kesetaraan standar skor sebagai syarat akademik maupun kelulusan, serta mendukung mobilitas global sivitas akademika. Menurutnya, UMP telah memiliki kesiapan infrastruktur untuk menyelenggarakan pelatihan sekaligus tes TOEFL secara profesional.

Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, menyampaikan bahwa ToT ini merupakan bagian dari dua program utama hasil kolaborasi dengan IIEF, yakni fasilitasi tes TOEFL bagi kader Muhammadiyah dan peningkatan kapasitas pengajar melalui ToT.

“TOEFL bukan sekadar tes bahasa, tetapi alat perjalanan untuk menyeberangi samudera. Melalui penguasaan bahasa Inggris, kader Muhammadiyah dapat melampaui cakrawala yang lebih luas,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pengajaran bahasa Inggris penting bagi seluruh PTMA, terlepas dari ada atau tidaknya program studi bahasa Inggris maupun pusat bahasa, sebagai bekal internasionalisasi institusi dan gerakan Muhammadiyah sebagaimana dirumuskan dalam Muktamar di Makassar.

“Dampak kegiatan ini diharapkan tidak hanya jangka pendek, tetapi berkelanjutan, terutama bagi mahasiswa yang dipersiapkan menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Kegiatan Training of Trainers Pengajar Bahasa Inggris PTMA ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, sebagai penanda komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pengajaran TOEFL guna memperkuat daya saing global PTMA.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*