FKIK Unismuh Makassar Perkuat Sinergi Iman, Ilmu, dan Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat

FKIK Unismuh Makassar Perkuat Sinergi Iman, Ilmu, dan Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat
FKIK Unismuh Makassar Perkuat Sinergi Iman, Ilmu, dan Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat.

WARTAPTM.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menyelenggarakan kuliah tamu dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk penguatan peran perguruan tinggi dalam edukasi dan pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026 di Aula FKIK Unismuh Makassar ini mengangkat tema “Sinergi Iman, Ilmu, dan Sehat” dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional.

Ketua Panitia, Rosmala Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi caturdarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan edukasi dan layanan kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dikolaborasikan dengan edukasi promotif melalui kuliah tamu serta pelayanan kesehatan terpadu,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi kuliah tamu, penyuluhan kesehatan, edukasi interaktif, konseling, hingga pelayanan kesehatan terpadu. Sebelum kegiatan utama, panitia juga telah melaksanakan prakegiatan berupa skrining kesehatan gigi dan persiapan layanan prostesis.

Sebanyak 338 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini. Mereka memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan karang gigi, pencabutan, pemasangan prostesis, hingga pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat.

Selain itu, tersedia layanan konsultasi kesehatan wanita dan obat-obatan. Seluruh program studi di lingkungan FKIK turut terlibat aktif melalui layanan berbasis keilmuan masing-masing.

Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Ihyani Malik, menilai tema kegiatan relevan dengan arah pengembangan kampus yang mengintegrasikan nilai keilmuan dan spiritualitas.

“Kalau ada ilmu, insya Allah sehat. Ada iman, insya Allah sehat. Apalagi jika disinergikan, tentu akan melahirkan kesehatan yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti perkembangan Program Studi Kedokteran Gigi yang menunjukkan tren positif, serta pentingnya kolaborasi akademik, termasuk dengan Universitas Hasanuddin dalam penguatan mutu pendidikan.

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Suryani As’ad, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi nilai Al-Ma’un yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah.

“Semangat Al-Ma’un harus diwujudkan dalam kepedulian sosial dan pelayanan nyata kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan lintas program studi—mulai dari pendidikan dokter, farmasi, keperawatan, hingga administrasi rumah sakit—menunjukkan bahwa pengabdian kesehatan merupakan kerja kolaboratif.

Kuliah tamu menghadirkan sejumlah pakar di bidang kedokteran gigi, di antaranya Muhammad Ruslin, Irfan Sugianto, A. Tajrin, dan Sri Oktawati.

Melalui kegiatan ini, FKIK Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply