WARTAPTM.ID, MADIUN — Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menginisiasi pelatihan pengelolaan media sosial bagi pemerintah desa di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendorong transformasi komunikasi publik berbasis digital di tingkat desa.
Pelatihan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sawahan pada Kamis (21/5) tersebut diikuti oleh perangkat desa serta pengelola media sosial resmi dari seluruh desa di wilayah setempat.
Kegiatan ini digagas oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMJT Tahun Akademik 2026/2027 dengan tujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola media sosial secara strategis, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Materi pelatihan mencakup penyusunan content pillar dan content planning, teknik penulisan copywriting yang efektif, serta evaluasi interaksi publik di media sosial. Pelatihan ini menghadirkan Fajar Junaedi, Ketua Asosiasi Media Digital Komunikasi Kreatif (AMIKRAF), sebagai narasumber.
Sekretaris Kecamatan Sawahan, Djangkung Prawoto, mengapresiasi inisiatif UMJT dalam mendukung peningkatan kualitas komunikasi publik desa.
“Media sosial kini menjadi etalase informasi desa yang paling efektif. Melalui platform ini, program desa, transparansi anggaran, hingga kegiatan pemberdayaan dapat disampaikan secara cepat kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini relevan untuk membantu pengelola media desa dalam menyusun konten yang terstruktur, kredibel, dan akuntabel sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti pelatihan. Selain mendapatkan pemahaman konseptual, peserta juga dibekali keterampilan praktis dalam merancang konten yang selaras dengan visi dan misi desa, baik untuk perencanaan jangka pendek maupun menengah.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan, UMJT juga menyediakan program pendampingan pascapelatihan guna memastikan implementasi materi dapat berjalan optimal dalam pengelolaan media sosial desa.
Kegiatan ini menegaskan peran strategis UMJT sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat, khususnya di bidang literasi digital dan komunikasi publik.
Sebagai kampus hasil transformasi dari Universitas Muhammadiyah Madiun, UMJT terus mengembangkan program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan program studi prospektif serta skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Selain itu, program beasiswa sarjana desa yang ditawarkan menjadi peluang bagi perangkat desa, pengelola BUMDes, maupun pemuda desa untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.
Be the first to comment