UAD Lantik Tujuh Dokter Baru, Tegaskan Komitmen Lulusan Berbasis Nilai Tauhid

UAD Lantik Tujuh Dokter Baru, Tegaskan Komitmen Lulusan Berbasis Nilai Tauhid
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode IV Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD).

WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi melantik tujuh dokter baru dalam prosesi Pengambilan Sumpah Dokter Periode IV yang digelar pada Sabtu (23/5) di Amphiteater A Fakultas Kedokteran Kampus 4 UAD.

Pelantikan ini menandai tahap akhir pendidikan profesi dokter sekaligus awal pengabdian para lulusan di dunia kesehatan. Prosesi sumpah dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran UAD, Moch. Junaidy Heriyanto, serta didampingi rohaniawan Ahmad Zaki Annafiri.

Ketua Program Studi Profesi Dokter UAD, Barkah Djaka Purwanto, menyampaikan bahwa para lulusan telah menempuh rangkaian pendidikan profesi secara komprehensif, mulai dari 17 stase klinik hingga Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter (UKNPPD) dan Computer Based Test (CBT).

“Kami mengucapkan selamat kepada para dokter baru yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi. Kami berharap lulusan dokter UAD mampu mengimplementasikan nilai-nilai tauhid dalam praktik kehidupan dan profesinya,” ujarnya.

Setelah pembacaan sumpah, para dokter baru menandatangani lafal sumpah dan menerima sertifikat profesi serta ijazah dari pimpinan fakultas. Prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta penyerahan buku Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) sebagai simbol komitmen profesionalisme dokter.

UAD juga memberikan penghargaan kepada lulusan berprestasi. dr. Fakhri Zainulabiddin meraih capaian terbaik pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan nilai CBT, sementara dr. Sabel Permana Kustriyono memperoleh nilai terbaik pada Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Rektor UAD, Muchlas, mengapresiasi capaian para lulusan dan menegaskan pentingnya integritas serta pengembangan kompetensi berkelanjutan.

“Kami berharap para dokter baru menjadi pribadi yang amanah, profesional, dan inovatif, serta terus belajar sepanjang hayat. Kompetensi yang dimiliki harus terus dikembangkan dan diiringi dengan pengamalan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar UAD ke depan dapat membuka program pendidikan dokter spesialis, sehingga lulusan memiliki peluang melanjutkan studi secara berkelanjutan di lingkungan UAD.

Prosesi pelantikan ditutup dengan doa sebagai bentuk harapan agar para dokter baru mampu menjalankan amanah profesi secara bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply