Dosen UMJT Tampilkan Riset Budaya di Forum Internasional ICA 2026

Dosen UMJT Tampilkan Riset Budaya di Forum Internasional ICA 2026
Dosen UMJT Tampilkan Riset Budaya di Forum Internasional ICA 2026.

WARTAPTM.ID, SURAKARTA – Komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendorong kiprah akademik global kembali ditunjukkan melalui partisipasi dosen Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) dalam forum internasional. Dosen Ilmu Komunikasi UMJT/Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Awit Istighfarin, tampil sebagai presenter dalam The 76th International Communication Association (ICA) Annual Conference 2026 yang digelar pada 5 Juni 2026 di Surakarta.

Konferensi bertema “Communication & Inequalities in Context” tersebut menjadi ruang pertemuan para akademisi komunikasi dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis dalam perkembangan ilmu komunikasi global.

Dalam kesempatan tersebut, Awit mempresentasikan riset berjudul “Pencak Silat as Cultural Communication: Constructing Madiun’s Identity as The City of Warriors.” Penelitian ini mengkaji pencak silat tidak hanya sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai medium komunikasi budaya yang berperan dalam membentuk identitas sosial masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini menyoroti bagaimana praktik budaya, peran komunitas perguruan silat, serta dukungan komunikasi formal dari pemerintah turut membangun citra Kota Madiun sebagai “Kota Pendekar” secara berkelanjutan.

Kajian ini sekaligus menegaskan pentingnya pengembangan ilmu komunikasi yang berakar pada konteks lokal. Budaya Indonesia, dalam hal ini pencak silat, diposisikan sebagai sumber pengetahuan yang relevan dalam memperkaya perspektif komunikasi global.

Sejalan dengan itu, regional hub Indonesia dalam ICA 2026 mengangkat tema “Beyond Importing Theory: Advancing Communication Knowledge From Indonesia.” Tema ini mendorong lahirnya teori dan pendekatan komunikasi yang tidak semata mengadopsi perspektif Barat, tetapi berangkat dari realitas sosial dan budaya Indonesia.

Partisipasi Awit dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya UMJT dalam memperkuat budaya riset dan publikasi internasional di kalangan dosen. Hal ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam memperluas wacana ilmu komunikasi di tingkat global.

Kegiatan ICA 2026 regional hub Indonesia terselenggara melalui kolaborasi antara International Communication Association Indonesia, Program Doktor Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sebelas Maret, serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply