WARTAPTM.ID, BAUBAU — Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) mengukuhkan sebanyak 578 lulusan dalam Wisuda ke-XXIII Program Sarjana dan Wisuda ke-IV Program Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Baubau, Senin (29/6/2026).
Ratusan wisudawan tersebut diharapkan menjadi sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, inovatif, serta memiliki daya saing global. Hal ini disampaikan Rektor UM Buton, Wa Ode Al Zarliani, dalam laporan akademiknya.
Menurut Rektor, prosesi wisuda tidak sekadar menjadi seremoni akademik, melainkan momentum penting lahirnya generasi baru yang siap mengamalkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
“Para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat dengan berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.
Dari sisi capaian akademik, lulusan UM Buton tahun ini mencatatkan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94 dengan masa studi rata-rata empat tahun. Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas proses pembelajaran di lingkungan kampus.
Para lulusan berasal dari berbagai fakultas, antara lain Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, serta Program Pascasarjana Magister Hukum.
Selain itu, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian institusi sepanjang tahun akademik 2025–2026. UM Buton berhasil meraih berbagai prestasi, meliputi 12 capaian akademik internasional, 6 prestasi nonakademik internasional, serta 2 prestasi akademik nasional. Di bidang penelitian, tercatat 22 proposal hibah dosen yang berhasil diperoleh.
Penguatan kualitas sumber daya manusia juga ditunjukkan dengan jumlah 191 dosen tetap, di mana 142 di antaranya telah memiliki Sertifikat Pendidik Profesional (Serdos).
Dalam aspek akreditasi, UM Buton saat ini memiliki 2 program studi berakreditasi Unggul, 10 program studi berakreditasi Baik Sekali, dan 5 program studi berakreditasi Baik. Pada tahun akademik ini, universitas juga membuka Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, di bidang penelitian dan publikasi, UM Buton mencatatkan 809 artikel pada jurnal nasional terakreditasi SINTA, 72 publikasi internasional bereputasi, 133 buku ajar dan referensi, serta 82 Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Capaian ini diperkuat dengan perluasan jejaring kemitraan di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor menegaskan bahwa wisuda bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) tidak hanya menandai berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal pengabdian kepada umat dan bangsa. Oleh karena itu, lulusan didorong tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, etika, dan kepedulian sosial.
Mengakhiri sambutannya, Rektor mengajak seluruh lulusan untuk menjaga nama baik almamater serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bentuk tanggung jawab moral.
“Keberhasilan tidak hanya diukur dari gelar yang diraih, tetapi dari kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Be the first to comment