UM Palopo Hadirkan Praktisi Industri, Perkuat Wawasan Mahasiswa Teknik Pertambangan

UM Palopo Hadirkan Praktisi Industri, Perkuat Wawasan Mahasiswa Teknik Pertambangan

WARTAPTM.ID, PALOPO — Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui kolaborasi dengan dunia industri. Salah satunya diwujudkan melalui kuliah tamu bertajuk “Pengetahuan Dasar Filsafat Rekayasa dan Operasi Pertambangan” yang digelar pada Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknik Pertambangan ini menghadirkan praktisi industri, Awan Hidayat, Manager Engineering PT Pusaka Tanah Persada, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Awan Hidayat menekankan pentingnya pola pikir rekayasa (engineering mindset) dalam dunia pertambangan. Menurutnya, seorang insinyur tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, integritas, serta komitmen terhadap keselamatan kerja.

“Setiap keputusan teknis dalam pertambangan memiliki dampak terhadap keselamatan, produktivitas, lingkungan, dan keberlanjutan operasi. Karena itu, seorang insinyur harus mampu berpikir sistematis dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab,” ujarnya.

UM Palopo Hadirkan Praktisi Industri, Perkuat Wawasan Mahasiswa Teknik Pertambangan

Kuliah tamu berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang tinggi. Selain mendapatkan pemahaman konseptual, mahasiswa juga berdialog langsung mengenai tantangan dunia kerja, perkembangan teknologi pertambangan, serta kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan fakultas, di antaranya Ketua Program Studi Teknik Pertambangan UM Palopo, Ahmad Fithry A. Lopa, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Muh. Zaenal, serta Wakil Dekan I Fakultas Sains dan Teknologi, Sahrir.

Ketua Program Studi Teknik Pertambangan UM Palopo, Ahmad Fithry A. Lopa, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi strategi penting dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki wawasan praktis dan jejaring profesional. Karena itu, kami terus menghadirkan praktisi industri dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kuliah tamu merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran komprehensif yang dikembangkan program studi, selain praktikum, kegiatan lapangan, dan seminar profesional.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi dinamika industri pertambangan yang terus berkembang, sekaligus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Program Studi Teknik Pertambangan UM Palopo berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Dukungan kurikulum yang relevan, tenaga pengajar profesional, serta kemitraan dengan industri menjadi fondasi dalam menyiapkan insinyur masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply