WARTAPTM.ID, LOMBOK TIMUR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menunjukkan peran nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal di Desa Pohgading Timur, Sabtu (1/8/2026).
Melalui program sosialisasi dan workshop pemanfaatan briket serta minyak Virgin Coconut Oil (VCO), mahasiswa KKN Ke-40 Kelompok 09 berupaya menghadirkan solusi konkret dalam mengoptimalkan sumber daya kelapa yang melimpah di desa tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis inovasi sederhana yang aplikatif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN menegaskan bahwa pemanfaatan potensi lokal merupakan kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Desa Pohgading Timur memiliki sumber daya kelapa yang melimpah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi, seperti briket dan minyak VCO,” ujarnya.
Menurutnya, inovasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga menjadi solusi ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah tempurung kelapa.
Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai manfaat briket sebagai energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan. Briket dari tempurung kelapa dinilai memiliki nilai kalor tinggi serta mampu menjadi alternatif pengganti bahan bakar konvensional.
Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan pada manfaat minyak VCO yang tidak hanya berpotensi sebagai produk kesehatan, tetapi juga memiliki peluang usaha yang menjanjikan.
Tak berhenti pada teori, peserta diajak mengikuti praktik langsung pembuatan briket dan VCO, mulai dari proses awal hingga produk siap digunakan. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat untuk langsung memahami dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh.
Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Warga tidak hanya mengikuti proses pelatihan, tetapi juga berdiskusi mengenai peluang usaha, teknik produksi, hingga strategi pemasaran.
Beberapa peserta bahkan menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis briket dan VCO sebagai sumber tambahan pendapatan keluarga.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kehidupan warga.
Program ini sekaligus menegaskan bahwa KKN bukan sekadar agenda akademik, tetapi bagian dari pengabdian nyata mahasiswa dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berkemajuan.
Mahasiswa KKN UMMAT berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk unggulan desa yang bernilai ekonomis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Melalui inovasi sederhana berbasis potensi lokal, Desa Pohgading Timur diharapkan mampu tumbuh sebagai desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Be the first to comment